LAPORAN DITERIMA KEPALA DESA WORO: KELOMPOK 7 ORANG BUKA LAHAN SEJAK 2022, DIKUKUHKAN KETUA KELOMPOK TANI, KLAIM YUDI BARU MUNCUL TANPA BUKTI

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BIMA
– //Tintapos.com//
SENIN, 10 AGUSTUS 2026

Laporan terkait perselisihan lahan pertanian di wilayah Desa Woro, Kecamatan Mada Pangga, Kabupaten Bima telah disampaikan dan diterima secara resmi oleh Pemerintah Desa Woro. Perkara ini menyangkut lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang terletak di lokasi bernama “Lawa Ompu Boto”.

Berdasarkan keterangan yang dilaporkan, fakta yang terungkap menunjukkan perbedaan yang sangat jelas antara kedua belah pihak. Bapak Muhtar H. Manan bersama kelompok tani beranggotakan tujuh orang — yaitu Mansyur, Yan, Ahmad Yani, Kamarudin, Usman, dan Arsad Zelani — secara serentak mengakui bahwa mereka bersama-sama telah membuka lahan di lokasi tersebut sejak tahun 2022. Pengelolaan lahan oleh kelompok tani ini sudah diketahui dan diakui oleh pihak Desa Woro, bahkan dikukuhkan langsung oleh Ketua Kelompok Tani se-Desa Woro, Sahrun Ismail.

Sementara itu, klaim dari Saudara Yudi — warga Desa Woro kelahiran Dompu — baru muncul pada tahun 2025. Yudi hanya menyampaikan pernyataan sepihak bahwa dialah yang lebih dahulu membuka lahan tersebut, namun tidak didukung oleh keanggotaan kelompok, pengakuan saksi, maupun pengakuan dari pihak Desa yang memperkuat pernyataannya.

Kini pada tahun 2026, saat kelompok tani berencana kembali menanam dan memanfaatkan lahan sesuai rencana pengelolaan, perselisihan kembali memanas. Muhtar H. Manan menyampaikan bahwa penguasaan yang telah berjalan lama dan diketahui Desa tersebut justru kini terganggu oleh klaim yang baru muncul belakangan.

Baca Juga:  BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Menerima laporan tersebut, Kepala Desa Woro, ABDUL FARID, S.H., memberikan tanggapan penting. Beliau menyampaikan bahwa dirinya juga ikut serta membuka lahan tersebut sejak awal. Bahkan pada saat itu telah terjadi kesepakatan bersama masyarakat dengan komitmen bahwa area titik lahan Lawa Ompu Boto memang ditetapkan sebagai wilayah Desa Woro Utara.

Kepala Desa Abdul Farid, S.H. menegaskan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini, mengingat perkara tersebut berada dalam lingkup wewenang Kementerian Kehutanan sekaligus Pemerintah Desa. Beliau menyatakan bahwa penyelesaian persoalan ini akan dilaksanakan setelah rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus berakhir. Demi menjaga ketertiban dan mencegah kerusakan lebih lanjut, Kepala Desa juga menyarankan kepada kedua belah pihak agar lahan tersebut jangan dulu dikerjakan atau diubah kondisinya sampai persoalan ini mendapatkan penyelesaian yang sah.

Perbedaan waktu penguasaan, pengakuan dari pihak Desa, serta ketiadaan bukti pendukung yang memadai pada satu pihak menjadi inti permasalahan yang kini telah dicatat resmi oleh Pemerintah Desa, guna ditindaklanjuti demi mengungkap kebenaran dan mencegah perselisihan berkepanjangan.

Red .

Berita Terkait

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.
SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!
MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA
 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI
SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Kamis, 24 September 2026 - 01:08

Polsek Sekayu Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Lumpatan II Muba

Senin, 21 September 2026 - 18:13

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Pinang, Api Masih Sisakan Asap

Kamis, 10 September 2026 - 11:44

Karhutla Banyuasin Capai 26,5 Hektare, Polda Sumsel Fokus Padamkan dan Dinginkan Area Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru