KUANTAN SINGINGI //TintaPos.Com// – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat jenis ekskavator kembali marak beroperasi di wilayah Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kegiatan penambangan ilegal berskala besar ini memicu keresahan luar biasa di kalangan masyarakat setempat akibat dampak kerusakan lingkungan yang semakin parah.Rabu, 21/10/2026.
Berdasarkan laporan dan pemantauan di lapangan, alat berat tampak bebas beroperasi mengeruk lahan dan terdapat sekitar 8 unit rakit dompeng untik mencari emas. Aktivitas ini memicu kerusakan bentang alam secara masif, merusak ekosistem.
Salah seorang perwakilan warga Kelurahan Muara Lembu yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa kegiatan ini terkesan dibiarkan tanpa adanya tindakan hukum yang menjerakan.
“Kami sangat resah dengan keberadaan alat-alat berat ini. Yang merusak lingkungan, serta kebisingan dan lalu lalang aktivitas penambangan ini sudah sangat mengganggu. Kami khawatir dampak jangka panjangnya akan memicu bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor,” ujarnya.
Masyarakat menilai penggunaan alat berat dalam aktivitas PETI menunjukkan adanya keterlibatan pemodal besar (cukong) yang secara sengaja melanggar hukum demi meraup keuntungan pribadi, tanpa memedulikan keselamatan lingkungan hidup serta masa depan ruang hidup warga.
Lebih lanjut warga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Kuantan Singingi dan Polsek Singingi, serta pemerintah daerah untuk segera turun ke lapangan. Warga menuntut dilakukannya penertiban secara total, penyitaan alat berat, dan penangkapan terhadap para pelaku serta aktor intelektual di balik aktivitas ilegal ini.
Jika aktivitas PETI menggunakan alat berat ini terus dibiarkan tanpa ada tindakan tegas dan konkret dari pihak berwenang, warga mengkhawatirkan kerusakan lingkungan di Muara Lembu akan mencapai titik yang tidak dapat dipulihkan (irreversible), sekaligus memperburuk citra penegakan hukum di wilayah hukum Kabupaten Kuantan Singingi.



















