RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Aktivitas Tambang Ilegal Kembali Muncul di Tolitoli, Warga Soroti Pengawasan

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLITOLI, //Tintapos.com// – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin kembali dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Kegiatan yang sebelumnya berlangsung secara tertutup, kini disebut-sebut semakin terlihat terbuka di lapangan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tersebut terpantau di Desa Mulyasari, Kecamatan Lampasio, serta di Dusun Malempa, Desa Dadakitan, Kecamatan Baolan.

Di Desa Mulyasari, dilaporkan terdapat dua unit alat berat yang beroperasi di area pertambangan. Kepala Desa Mulyasari, Jumbra, saat dikonfirmasi mengaku telah menerima informasi terkait aktivitas tersebut, namun belum melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Ia menyampaikan bahwa dirinya saat ini berada di luar daerah dan berencana menindaklanjuti informasi tersebut setelah kembali.

Sementara itu, Kapolsek Lampasio, Mohammad Fathun, memberikan tanggapan singkat ketika dimintai keterangan. Ia menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada unit terkait di tingkat kepolisian.

Ketika ditanya mengenai pemantauan aktivitas di wilayahnya, ia menyebut belum melakukan monitoring secara langsung.

Baca Juga:  Marbot Masjid di Desa Banjar Banyuwangi Terima Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Rp 42 Juta

Di lokasi berbeda, yakni Dusun Malempa, Desa Dadakitan, aktivitas serupa juga dilaporkan berlangsung dengan jumlah alat berat yang disebut mencapai tiga unit. Hingga saat ini, Kepala Desa Dadakitan belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

Sejumlah warga mengaku merasa khawatir dengan maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial.

Mereka juga mempertanyakan pengawasan dari pihak berwenang, mengingat kegiatan tersebut dinilai berlangsung secara terbuka.

Selain melanggar ketentuan hukum, aktivitas pertambangan tanpa izin berisiko menyebabkan kerusakan lingkungan, konflik di tengah masyarakat, serta kerugian bagi negara.

Kapolres Tolitoli, Raden Real Mahendra, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat memberikan respons singkat terkait informasi tersebut.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan tersebut, termasuk melakukan penertiban serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru