RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

TIM KARATE UNKRISWINA SUMBA BORONG 13 MEDALI DI KEJURDA LEMKARI NTT: BUKTI KERJA KERAS DAN POTENSI ANAK MUDA SUMBA

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG//Tintapos.com//25 Juni 2026– Dunia olahraga bela diri di Nusa Tenggara Timur kembali mencatat prestasi gemilang. Tim Karate dari Dojang Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba berhasil menyabet total 13 medali, termasuk 3 medali emas, dalam ajang Kejuaraan Daerah LEMKARI Nusa Tenggara Timur yang berlangsung selama satu hari penuh di GOR Utama Kota Kupang. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di wilayah Sumba terus menunjukkan kemajuan yang signifikan dan mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh penjuru provinsi.

Kejuaraan Daerah LEMKARI NTT merupakan ajang kompetisi resmi dan paling bergengsi tingkat provinsi yang diikuti oleh ratusan atlet karate dari berbagai kabupaten dan kota se-NTT. Ajang ini menjadi tempat pengukuran kemampuan, ajang pembelajaran, serta sarana menjaring bibit-bibit atlet unggulan yang nantinya akan mewakili provinsi NTT dalam kejuaraan tingkat nasional. Mengikuti standar kompetisi resmi, pertandingan berlangsung dengan ketat dan penuh persaingan, baik dalam kategori pertarungan (Kumite) maupun kategori gerakan wajib (Kata).

Meskipun datang dari wilayah yang cukup jauh dan menghadapi tantangan perjalanan, para atlet Unkriswina Sumba tampil dengan semangat juang yang luar biasa. Mereka menunjukkan teknik yang matang, ketahanan fisik yang prima, serta mental bertanding yang tangguh dalam setiap sesi pertandingan. Dari babak penyisihan hingga mencapai babak final, tidak ada satu pun atlet yang menyerah sebelum peluit akhir dibunyikan.

Berikut rincian lengkap perolehan medali dan kategori yang diikuti para atlet:

1. Imelda Polin – Medali Emas, Komite Senior -61 kg Putri & Medali Emas, Kata Senior Putri

2. Olin Andaluri – Medali Perak, Komite Senior +68 kg Putri

3. Hestia Wali – Medali Emas, Komite Senior -50 kg Putri

4. Welem Rangga – Medali Perak, Komite Senior -60 kg Putra

5. Elvin Kaboran – Medali Perunggu, Komite Senior -60 kg Putra

6. Eben Haezer – Medali Perak, Komite Senior -67 kg Putra

7. Yohanes Bara – Medali Perunggu, Komite Senior -75 kg Putra

8. Mariana Deta – Medali Perunggu, Kata Senior Putri

9. Ruben Lada – Medali Perunggu, Kata Senior Putra

10. Siska Watu – Medali Perunggu, Komite Pemula -45 kg Putri

11. Dion Kaka – Medali Perunggu, Komite Pemula -55 kg Putra

12. Lidya Ndapa – Medali Perunggu, Kata Pemula Putri

13. Yosep Rara – Medali Perunggu, Kata Pemula Putra

Dengan rincian tersebut, tim Unkriswina Sumba berhasil membawa pulang 3 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu yang menjadi bukti keberhasilan menyeluruh, tidak hanya di satu kategori saja melainkan merata di berbagai kelas pertandingan

Setelah pengumuman hasil pertandingan, Sensei Danial Mbau selaku Pelatih Kepala Dojang Unkriswina Sumba mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, perolehan 13 medali bukanlah keberuntungan sesaat, melainkan buah dari proses panjang yang dijalani dengan penuh dedikasi.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di atas matras hari ini. Tiga belas medali ini, terutama tiga medali emas yang berhasil kita amankan di ajang Kejurda LEMKARI NTT, bukanlah sebuah kebetulan. Ini adalah buah manis dari tetesan keringat, air mata, rasa lelah, dan disiplin tanpa henti selama berbulan-bulan sesi latihan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari,” ujar Sensei Danial dengan nada bangga.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini juga menjadi cerminan dari sistem pembinaan yang diterapkan di dojang, yang tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Kepada kalian yang meraih medali, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus melompat lebih tinggi. Jangan pernah cepat berpuas diri, karena lawan sesungguhnya adalah rasa malas dan rasa puas diri yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan untuk kalian yang belum meraih hasil maksimal hari ini, ingatlah satu hal penting dalam olahraga bela diri: kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Kekalahan adalah guru dan pelajaran paling berharga untuk mengevaluasi diri, memperbaiki setiap kesalahan teknik, serta kembali ke latihan dengan semangat yang lebih besar. Di Dojang ini, kami tidak hanya mencetak seorang pemenang, tetapi kami membentuk seorang petarung dengan mental baja, hati yang rendah hati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sejati,” tegasnya.

Baca Juga:  Joint Operation Polda Sumsel dan Bea Cukai Putus Jalur Narkoba Tambang, 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Disita

Keberhasilan besar ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Unkriswina Sumba. Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU), Alfan Pindi Amah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas pencapaian luar biasa yang mengharumkan nama kampus dan daerah asal.

“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin tinggi, serta doa dan dukungan kita bersama. Mewakili seluruh mahasiswa Unkriswina Sumba, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Rektor Universitas, para pelatih yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran, serta dukungan dari orang tua para atlet. Terima kasih juga secara khusus kepada rekan Umbu Arvan Wulang selaku Kepala Bidang Profesional Skill di SMU yang telah mendampingi dan mengkoordinasikan atlet-atlet selama perjalanan hingga bertanding di Kupang. Sinergi seperti inilah yang membawa kita dapat berdiri di podium tertinggi hari ini,” ujar Alfan.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini harus menjadi titik awal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

“Kami berharap pencapaian ini tidak membuat kita cepat berpuas diri, melainkan menjadi fondasi yang kokoh untuk meraih prestasi-prestasi besar berikutnya. Kami di Senat Mahasiswa berharap pihak manajemen kampus, pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, serta para pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam memberikan perhatian, dukungan, serta fasilitas latihan yang lebih baik dan memadai. Kita telah membuktikan bahwa anak muda Sumba memiliki potensi besar yang siap bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Arvan Wulang selaku Kepala Bidang Profesional Skill SMU yang turut mendampingi tim dalam kejuaraan ini memberikan suntikan semangat yang kuat bagi seluruh generasi muda dan rekan-rekan mahasiswa di seluruh wilayah Sumba.

“Untuk seluruh atlet muda dan rekan-rekan mahasiswa di Sumba: jangan pernah merasa minder atau rendah diri dengan segala keterbatasan yang ada. Keberhasilan tim karate Unkriswina di Kejurda LEMKARI NTT ini adalah bukti nyata bahwa anak Sumba memiliki kualitas, mental juara, dan kemampuan yang setara bahkan bisa melampaui atlet-atlet dari daerah lain. Kuncinya hanyalah ketekunan, kedisiplinan, dan keyakinan untuk terus berusaha,” ujar Arvan.

Ia melanjutkan pesannya dengan penuh harapan: “Tetaplah berlatih dengan tekun, jaga kesehatan dan disiplin, serta miliki mental yang pantang menyerah. Jika hari ini Dojang Unkriswina bisa merebut medali emas di tingkat provinsi, esok hari kita semua bisa mengguncang dunia melalui bidang dan profesi yang kita geluti masing-masing. Prestasi olahraga ini adalah bukti bahwa kita bisa bersaing, kapan saja dan di mana saja.”

Dojang Unkriswina Sumba adalah pusat pelatihan karate yang berdedikasi tinggi untuk mengembangkan bakat dan karakter mahasiswa serta generasi muda di wilayah Sumba. Melalui program latihan yang terstruktur, terjadwal, dan komprehensif, dojang ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, sportivitas, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Kejuaraan Daerah LEMKARI Nusa Tenggara Timur sendiri merupakan ajang resmi yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah LEMKARI NTT setiap tahunnya. Ajang ini menjadi sarana pengembangan atlet, standarisasi kemampuan, serta penentu wakil provinsi yang akan mengikuti kejuaraan tingkat nasional seperti Kejuaraan Nasional LEMKARI dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional.

Dengan hasil gemilang ini, nama Unkriswina Sumba kembali tercatat dalam peta prestasi olahraga Nusa Tenggara Timur. Selamat kepada seluruh atlet, tim pelatih, dan pendukung. Teruslah berjuang, teruslah menginspirasi, dan teruslah membawa kebanggaan bagi kampus, bagi tanah Sumba, dan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur!

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44

VIRAL! BALIHO “BUKAN PROMO KONSER, CUMAN NAGIH JANJI”, DI AMA HAMI BIMA,TOLONG LUNASI UTANGMU

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28

VIRAL Oknum Polisi Tampar Siswa SMP di Nggembe Bima! Warga Meledak Marah, Jalan Raya Diblokir Total

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:08

Membanggakan, Polwan Polres Mentawai Goes Internasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01

Respon Cepat Satreskrim Polres Lubuk Linggau, Pelaku Pembakaran Diamankan Hanya Hitungan Jam

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58

Densus 88 AT Polri Bekali 775 Siswa SMA di Palembang Cegah Paham IRET di Era Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:46

SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:52

Tak Ada Tanggapan, Aliansi Pemuda Lakukan Penyegelan SDN 4 Sape; Ahli Waris: Tanah Wasiat Belum Dapat Penggantian Layak

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Berita Terbaru