Cuma Rp40 Ribu Bisa Makan Seafood Lengkap di Watu Ulo Jember,Gak Pakai Mahal !

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// — Lonjakan Pengunjung diperkirakan terjadi di hari sabtu dan minggu,sejumlah objek wisata favorit,seperti Watu Ulo,Papuma,Pancer,pantai Cemara dan lainnya. terutama yang ada di kawasan pantai di wilayah selatan Jember.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember mengimbau wisatawan agar tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan saat berkunjung ke berbagai destinasi.

Kepala Disporabudpar Jember Bobby Arie Sandy mengatakan, pengawasan di sejumlah titik wisata telah dilakukan bersama berbagai instansi terkait.

Personil gabungan disiagakan untuk membantu pengaturan pengunjung sekaligus menjaga situasi tetap nyaman selama masa libur Lebaran.

Menurut Bobby, pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Unsur TNI dan Polri dari dua muspika, yakni Ambulu dan Wuluhan, juga dilibatkan dalam pengawasan kawasan wisata.

Selain itu, dukungan juga datang dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan.

“Kami melibatkan unsur TNI dan Polri dari dua Muspika, yakni Ambulu dan Wuluhan, serta dukungan penuh dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Salah satu perhatian utama berada di kawasan Pantai Watu Ulo yang setiap tahun menjadi magnet wisatawan saat libur Lebaran.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, rekayasa lalu lintas dilakukan jika jumlah kendaraan sudah melebihi kapasitas area parkir dan pintu masuk.

Berdasarkan kesepakatan dengan pengelola kawasan, PT Palawi dan PT Watu Ulo, jalur utara akan difungsikan sepenuhnya sebagai jalur keluar apabila area parkir telah penuh.

Baca Juga:  Rekayasa Harga Semen: Antara Alibi Kelangkaan, Potongan Anggaran, dan Dugaan Nepotisme di Kota Bima

Skema tersebut diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan dan mencegah kemacetan panjang di sekitar kawasan wisata.

Selain pengaturan lalu lintas, Disporabudpar juga mengingatkan para wisatawan agar tidak khawatir dengan harga makanan di kawasan pantai.

Pemerintah daerah bersama pelaku UMKM menghadirkan Pusat Kuliner Seafood Watu Ulo yang menawarkan paket makanan dengan harga pasti.

“Bersama teman-teman UMKM, kami menyediakan paket kuliner seharga Rp 40 ribu per orang. Pengunjung sudah bisa menikmati nasi putih, ikan bakar, pilihan cumi atau udang tepung, lengkap dengan lalapan, sambal, dan es jeruk,” jelas Bobby.

Ia menambahkan, program tersebut bertujuan memberikan kepastian harga sekaligus menjaga kenyamanan wisatawan yang ingin menikmati kuliner sambil menikmati panorama garis pantai.

Konsep paket juga diharapkan mampu menghindari keluhan terkait fluktuasi harga saat musim liburan.

Jika air sungai tiba-tiba berubah keruh, maka wisatawan diminta segera menjauh dari aliran air karena berpotensi membawa material batu dari hulu.

Di sisi lain, Disporabudpar juga mengingatkan pengunjung yang berwisata ke kawasan air terjun atau destinasi alam di lereng gunung agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca.(pal)

Berita Terkait

Polsek Kuantan Tengah Dukung Ketahanan Pangan melalui Penanaman Jagung di Muaro Sentajo
Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I
Polsek Kuantan Tengah Tindak Lanjuti Informasi PETI, Tiga Rakit Ditemukan Tak Beroperasi
Tim Raga Polres Kuansing Intensifkan Patroli Malam Jaga Kamtibmas
MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:30

BAPEKA-NTB LANGKAH GANDA: AJUKAN EKSEKUSI KE KEJAKSAAN TINGGI YOGYAKARTA DAN LAPORKAN KELALAIAN TUGAS KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT ASET NEGARA DI KOTA BIMA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:34

SDN 2 TOLOWATA KABUPATEN BIMA — BAPEKA NTB SERAHKAN PERNYATAAN TERTULIS KE KEJAKSAAN NEGERI BIMA LANDASAN ATURAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG  

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:42

UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DARI KETUA DIVISI 3 GNP TIPIKOR NTB: TEGUH BERPEGGANG BERSATU BERJUANG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:26

BPJS Keluarkan Rp100 Triliun Lebih untuk Penanganan Penyakit Jantung Sepanjang 2015–2025

Selasa, 29 September 2026 - 03:03

PELANGGARAN DI TK NEGERI SIMPASAI LAMBU: KEPALA SEKOLAH TIDAK MEMENUHI SYARAT, ASET DIALIHKAN TANPA PROSEDUR SAH DAN PROYEK RP 1,3 MILIAR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI

Kamis, 10 September 2026 - 05:00

 DI TENGAH SOROTAN KASUS JENK FITRI DAN WALDAN: SIAPA SEBENARNYA HJ. MAHDALENA? SOSOK TELADAN PEREMPUAN DAERAH YANG BERHASIL TEMBUS KE SENAYAN

Rabu, 9 September 2026 - 13:42

PEREDARAN NARKOBA SEMAKIN MARAK DI NTB: PUKAD NTB MINTA KAPOLRI PAGIL DAN PERIKSA POLDA NTB.

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru