RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Di Kabupaten Pamekasan,Ada 14 HIV Baru

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan //TintaPos.Com// – Kepala Dinkes Pamekasan, Saifudin, menjelaskan bahwa tren kasus HIV di wilayahnya cenderung mengalami peningkatan setiap tahun. Namun, angka tersebut tidak sepenuhnya berasal dari warga lokal.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencatat sebanyak 14 kasus baru HIV pada periode Januari hingga Maret 2026. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan kasus kematian akibat penyakit tersebut.

“Kasus yang tercatat tidak hanya dari masyarakat Pamekasan,” ujar Saifudin, Selasa, 28 April 2026.

Berdasarkan data Dinkes, mayoritas penderita HIV didominasi laki-laki usia produktif, yakni 25 hingga 49 tahun. Selain itu, kasus terbanyak berasal dari pemilik KTP luar daerah, disusul warga Kecamatan Pamekasan.

Baca Juga:  Pemerintah Desa Teberau Panjang Gelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Ia menambahkan, penularan HIV umumnya terjadi akibat perilaku berisiko, seperti hubungan seksual tidak aman, berganti-ganti pasangan, serta penggunaan jarum suntik secara bergantian.

“Penanganan HIV dapat dilakukan dengan terapi antiretroviral (ARV) secara rutin, sehingga penderita tetap bisa menjalani hidup dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025 lalu, total kasus HIV di Pamekasan tercatat sebanyak 89 kasus.

Untuk menekan angka penyebaran, Dinkes mengimbau masyarakat agar menghindari seks bebas, setia pada pasangan, menggunakan alat kontrasepsi, serta tidak menggunakan narkoba dan jarum suntik secara bergantian. Skrining HIV secara rutin dan edukasi kesehatan reproduksi sejak dini juga dinilai penting. (fath)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru