Tolitoli, //Tintapos.com// – Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli menggelar kegiatan coaching clinic bagi operator desa dalam rangka meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial. Kegiatan ini berlangsung di Desa Sese, Kecamatan Dampal Utara, Senin (27/4/2026), dan diikuti oleh seluruh operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) serta pengelola Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) se-Kecamatan Dampal Utara.
Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Tolitoli, Tri Wahyudi, serta Penyuluh Sosial Ahli Muda yang juga admin pengelola data kabupaten, Arifuddin Biki, sebagai narasumber. Keduanya memberikan materi sekaligus praktik langsung terkait pengelolaan dan pembaruan data sosial di tingkat desa.
Kepala Desa Sese, Rahmawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan, terutama setelah adanya pergantian operator desa. Menurutnya, pendampingan secara daring belum mampu menjawab seluruh kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
Ia menjelaskan bahwa banyak operator baru masih mengalami kesulitan dalam memahami sistem dan mekanisme pembaruan data. Oleh karena itu, pelatihan secara langsung dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan teknis serta pemahaman operator desa.
Dalam pemaparannya, Tri Wahyudi menegaskan bahwa peran operator desa sangat menentukan kualitas data bantuan sosial. Ia menyebutkan bahwa proses pengusulan bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, sepenuhnya dilakukan melalui desa.
Sementara itu, Arifuddin Biki menyoroti masih adanya kendala dalam pembaruan data, terutama terkait kelengkapan dokumen pendukung seperti foto kondisi rumah, data listrik, dan titik koordinat lokasi. Ia menilai, kemampuan operator dalam mengelola data menjadi faktor penting untuk memastikan ketepatan sasaran bantuan.
Selain itu, perubahan fitur dan sistem dalam aplikasi SIKS-NG juga menjadi tantangan tersendiri bagi operator desa. Hal ini mendorong perlunya pelatihan berkelanjutan agar operator dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem yang digunakan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli berharap kapasitas operator desa semakin meningkat, sehingga kualitas data sosial menjadi lebih akurat. Dengan demikian, penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.





















