Efisiensi Anggaran, Sektor Perkebunan dan Peternakan Tolitoli Hadapi Tantangan

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 15:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //TintaPos.com// – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tolitoli menghadapi keterbatasan anggaran sebagai dampak kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah. Kondisi ini memengaruhi pelaksanaan program pembinaan dan pelayanan kepada kelompok pekebun serta peternak di daerah.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Tolitoli, Herman Majid, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berupaya mengalokasikan anggaran secara proporsional agar seluruh kelompok tetap mendapatkan perhatian. Namun, ia mengakui bahwa hasil yang dicapai belum dapat maksimal karena keterbatasan yang ada.

Ia menjelaskan, sektor perkebunan dan peternakan memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat Tolitoli. Meski demikian, sektor peternakan masih menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan pangan, seperti daging dan telur, yang sebagian masih dipasok dari luar daerah.

Baca Juga:  Selama 12 Tahun Warga Muktisari Jember Terjebak Banjir

Sementara itu, sektor perkebunan mulai menunjukkan perkembangan melalui kontribusi petani lokal. Namun, kapasitas produksi yang ada dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, dinas memprioritaskan penguatan kelompok tani dan peternak. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap, melalui strategi tersebut, sektor perkebunan dan peternakan tetap dapat bertahan dan terus berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta perekonomian daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Berita Terkait

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Warga Sebut BUJANG di Duga buka Usaha Pemurnian Emas Ilegal di desa Kalimanting, APH diminta Tangkap Pelaku Ilegal
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT
Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Warga Sebut BUJANG di Duga buka Usaha Pemurnian Emas Ilegal di desa Kalimanting, APH diminta Tangkap Pelaku Ilegal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:52

Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:47

Duduk Bersama Warga, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Andra Nosa S, H., M. H Garansi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Berita Terbaru