Libur Lebaran 2026, Kabupaten Jember tawarkan paket wisata terintegrasi. Mulai dari Canyoneering, edukasi cerutu, hingga jaminan harga seafood transparan di Pantai Papuma.

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //Tintapos.Com// – Kabupaten Jember bersiap menjadi magnet utama pariwisata Jawa Timur pada musim libur Lebaran 2026. Mengusung konsep wisata terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan kesiapan infrastruktur dan beragam paket unggulan yang menggabungkan petualangan ekstrem, edukasi sejarah, hingga transparansi kuliner pesisir.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, menyatakan bahwa Jember menawarkan bentang alam kontras yang memanjakan mata. Di sisi utara, lereng Gunung Argopuro disiapkan sebagai pusat edukasi prasejarah dan ekowisata.

“Kami memiliki kekayaan alam yang lengkap. Wisatawan yang mencari ketenangan bisa menikmati sensasi berkemah (camping) di hamparan hijau kebun teh Gunung Gambir,” ujar Bobby Arie Sandy dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

Adrenalin dan Edukasi Kelas Dunia
Bagi pecinta tantangan, Jember memperkenalkan destinasi Canyoneering di wilayah Klungkung (Kecamatan Sukorambi) dan Andongrejo (Kecamatan Tempurejo). Aktivitas menuruni air terjun dan menyusuri tebing sungai ini diprediksi menjadi primadona baru bagi milenial dan pecinta olahraga ekstrem.

Sebagai “Kota Tembakau”, Jember juga menawarkan pengalaman menyelami seni pembuatan cerutu kelas dunia di Bin Cigar. Dengan biaya terjangkau sekitar Rp100 ribu per orang, wisatawan dapat melihat langsung proses handmade cerutu yang telah mendunia.

Tak jauh dari pusat kota, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) menawarkan sisi lain agrowisata. “Salah satu daya tarik unik di Puslitkoka adalah inovasi produk turunan cokelat, termasuk sabun kecantikan berbahan dasar cokelat yang menjadi incaran wisatawan,” tambah Bobby.

Baca Juga:  Pemkab Tolitoli Percepat Hibah Lahan Eks Kampus Madako untuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah

Menuju wilayah selatan, ikon wisata Pantai Watu Ulo dan Tanjung Papuma diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan hingga 500 persen. Menjawab tantangan klasik terkait harga makanan di tempat wisata, Pemkab Jember melakukan terobosan bersama UMKM lokal melalui transparansi harga.

Wisatawan kini dapat menikmati Paket Kuliner Seafood dengan harga pasti mulai dari Rp40.000 untuk perorangan, dan paket rombongan (4 orang) sekitar Rp180.000

“Kami tidak ingin ada keraguan bagi wisatawan. Warung-warung di tepi pantai telah kami tata agar pengunjung dapat menikmati hidangan laut segar tanpa khawatir akan harga yang tidak wajar,” tegas Bobby.

Wisata Keluarga dan Religi
Untuk wisatawan keluarga, Jember Mini Zoo hadir dengan wajah baru lewat koleksi satwa predator seperti harimau dan singa, serta berbagai wahana edukatif. Sementara itu, Jember tetap menjaga marwah sebagai pusat religi. Makam ulama besar seperti Habib Sholeh dan Mbah Shiddiq dipastikan tetap menjadi titik pertemuan ribuan peziarah dari berbagai penjuru nusantara.

Menyadari potensi kepadatan lalu lintas, Kadisporabudpar mengimbau pelancong untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Pemkab Jember telah berkoordinasi erat dengan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, hingga BPBD untuk rekayasa lalu lintas dan pengawasan ketat.

“Keamanan dan kenyamanan wisatawan adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan setiap pengunjung pulang dengan kenangan indah tentang keramahan Jember,” pungkas Bobby. (Nur/Tp)

Berita Terkait

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket
Polsek Kuantan Tengah Tindak 5 Unit Mesin Robin Diduga Digunakan Untuk Aktivitas PETI Ilegal di Pintu Gobang Kari
Polres Kuansing Tindak PETI di Dua Lokasi, 5 Mesin Robin Dimusnahkan dan 2 Unit Diamankan
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Mesin PETI di Desa Pantai
Polres Kuansing Tindak 7 Rakit PETI di Tiga Lokasi, Seluruhnya Dimusnahkan di Tempat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50

Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:32

Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26

Polres Kuansing Tindak PETI di Dua Lokasi, 5 Mesin Robin Dimusnahkan dan 2 Unit Diamankan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:54

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Mesin PETI di Desa Pantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:29

Polres Kuansing Tindak 7 Rakit PETI di Tiga Lokasi, Seluruhnya Dimusnahkan di Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:39

Polsek Singingi Tindak Empat Rakit PETI di Desa Kebun Lado, Seluruhnya Dibakar

Berita Terbaru