Pegiat Anti Korupsi Ungkap Dugaan Kejanggalan IUP Tumpang Pitu Banyuwangi, Desak KPK Bergerak

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, //Tintapos.com// – Dugaan pelanggaran dalam proses pengalihan izin tambang emas Tumpang Pitu di Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, Kelompok Pegiat Anti Korupsi mencurigai adanya upaya sistematis untuk mengaburkan fakta perizinan tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi di tengah penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator kelompok tersebut, Ance Prasetyo, menilai munculnya sejumlah narasi di ruang publik yang dinilai tidak berdasar dan justru berpotensi menyesatkan opini.

Bahkan, ia menyebut ada kecenderungan framing yang mencoba menggiring persepsi seolah-olah pihak tertentu menjadi korban dalam polemik ini.

Isu ini berkaitan dengan peran mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dalam proses pengalihan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) dari PT Indo Multi Niaga (IMN) kepada PT Bumi Suksesindo (BSI) pada tahun 2012 lalu.

Menurut Ance, pihak yang seharusnya memberikan klarifikasi justru tidak tampil secara langsung.

Sebaliknya, muncul pihak-pihak lain yang membangun opini tanpa didukung data yang kuat.

Seharusnya yang berbicara adalah pihak terkait langsung, seperti Azwar Anas, PT BSI, atau PT Merdeka Copper Gold. Namun yang terjadi justru muncul opini liar yang tidak berbasis fakta,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jember Ajak Masyarakat Kurangi Kantong Plastik

Ia menilai kondisi ini berpotensi mengaburkan substansi persoalan yang sebenarnya tengah dikaji secara serius oleh aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, Ance mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan KPK.

Mereka mendorong agar lembaga antirasuah tersebut tidak hanya fokus pada aspek hukum materiil, tetapi juga melakukan pemetaan terhadap aktor-aktor yang diduga memainkan opini publik.

Menurutnya, langkah profiling penting dilakukan untuk mengidentifikasi siapa saja pihak yang terlibat, arah kepentingan, hingga kemungkinan adanya jejaring tertentu di balik narasi yang berkembang.

“Perlu ada pemetaan aktor, afiliasi, serta kepentingan yang bermain. Ini penting agar penanganan kasus tidak bias oleh opini yang sengaja dibentuk,” tegasnya.

Sebagai informasi, dugaan pelanggaran dalam pengalihan izin tambang emas Tumpang Pitu ini disebut-sebut tidak hanya terkait prosedur administratif, tetapi juga menyentuh persoalan lahan kompensasi hingga potensi dampak lingkungan.

Kasus yang bermula dari proses pada tahun 2012 itu kini kembali mencuat, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi dan akuntabilitas sektor pertambangan di Banyuwangi.

(Tim)

Berita Terkait

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin
Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Resmi Buka Pelatihan Digital Marketing UMKM BERKELAS Angkatan I
Target Juara Umum Porprov II Muara Enim, KORMI dan FPMSI Palembang Gelar Seleksi Atlet Pingpong
Layanan Kepolisian 110, Polsek Kuantan Hilir Tindak Lanjuti Laporan PETI di Pulau Beralo
Kisah Haru Perjuangan Guru di Tigo Jangko, Motor Rusak di Tengah Sulitnya Akses Jalan
GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:01

Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Resmi Buka Pelatihan Digital Marketing UMKM BERKELAS Angkatan I

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:55

Target Juara Umum Porprov II Muara Enim, KORMI dan FPMSI Palembang Gelar Seleksi Atlet Pingpong

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:30

Layanan Kepolisian 110, Polsek Kuantan Hilir Tindak Lanjuti Laporan PETI di Pulau Beralo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Berita Terbaru