Pemkab Banyuwangi Dorong Anak Muda Terjun ke Dunia Pertanian

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bupati Banyuwangi saat meninjau aktivitas Gapoktan

Banyuwangi //TintaPos.Com// – Mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mendorong anak muda untuk terjuan di dunia pertanian. Selasa, 3 maret 2026

“Salah satu program prioritas pemerintah adalah swasembada pangan. Karena itu keterlibatan anak muda sangat penting utamanya dalam penerapan teknologi pertanian (smart farming),” kata Ipuk saat berdialog bersama para petani gapoktan Surangganti dan petani milenial di Desa Gladag, Rogojampi.

Gapoktan Surangganti memiliki usaha pelayanan jasa alsintan (Upja) Tani Makmur di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi. Upja ini menawarkan layanan jasa alsintan untuk mendukung kegiatan budidaya, mulai dari hulu hingga hilir dengan memberdayakan anak-anak muda sebagai operatornya.

Baca Juga:  Bupati Kuansing Di wakili Pj Sekda dr.H Fahdiansyah, Sp.Og Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kuansing

“Kami ingin mendorong pemuda tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi agen perubahan yang membawa ide-ide baru, teknologi, dan praktik pertanian modern ke lapangan,” kata Ipuk.

Manajer Upja Tani Makmur, Heru, menjelaskan bahwa penerapan sistem budidaya modern memberikan banyak keuntungan bagi petani. Baik dari sisi produktivitas, biaya, dan waktu.

Dari sisi biaya, proses budidaya menggunakan alsintan menjadi lebih efisien.

“Untuk 1 hektare lahan, menanam padi secara manual butuh 12 orang per hari. Dengan transplanter, cukup 4 orang per hari sehingga lebih hemat ongkos pekerja,” kata Heru.

“Dari sisi waktu, petani juga diuntungkan. Semakin cepat proses tanam, luasan tanam yang dihasilkan juga semakin besar. Tentu akan berimbas pada peningkatan produksi petani,” imbuhnya.
(Tim/Tintapos)

Berita Terkait

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.
SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!
MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA
 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI
SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50

Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:32

Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26

Polres Kuansing Tindak PETI di Dua Lokasi, 5 Mesin Robin Dimusnahkan dan 2 Unit Diamankan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:54

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Mesin PETI di Desa Pantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:29

Polres Kuansing Tindak 7 Rakit PETI di Tiga Lokasi, Seluruhnya Dimusnahkan di Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:39

Polsek Singingi Tindak Empat Rakit PETI di Desa Kebun Lado, Seluruhnya Dibakar

Berita Terbaru