Pekanbaru //TintaPos.Com// – Dalam rangka mendukung upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, PT Arara Abadi Unit APP Group bersama dengan Tim Gabungan Satgas Karhutla Riau TNI/POLRI, BPBD, Manggala Agni serta Satgas Bidang Operasi Udara Riau 2026 menurunkan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang komprehensif untuk membantu memadamkan api serta mencegah penyebarannya tepat dibeberapa lokasi diantara Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.
Sekitar lebih kurang 1.500.000 liter air sudah di bombing dari 313 Drop/4800ltr per drop dari 2 unit helikopter water bombing Milik PT Arara Abadi yakni Heli Kamov PK KIN, Heli Kamov PK KII, dan juga PT Arara Abadi menurunkan Heli Patrol/Logistik Bell PK URC dan lebih 100 personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) terjun langsung dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan pada lahan masyarakat yang berada diluar konsesi di Desa Merbau untuk menghadapi kondisi cuaca yang menantang, terutama cuaca panas dan angin kencang.
Kalaksa (Kepala Pelaksana) BPBDPK (Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau) M. Edy Afrizal mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi Langkah-langkah penanganan PT Arara Abadi bersama tim gabungan satgas baik tingkat propinsi maupun daerah: ”Kami berterimakasih dan mengapresiasi Tim Gabungan Satgas dan tim dari perusahaan PT Arara Abadi APP Group dalam penanganan Karhutla yang terjadi di beberapa titik di wilayah kabupaten Pelalawan terutama di Desa Merbau dan beberapa daerah lainnya, sinergisitas perusahaan dengan berbagai stakeholder harus selalu dilakukan dan dipertahankan”.
Edy Afrizal juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pengelola dan pemilik lahan apakah itu atas nama kelompok tani, koperasi maupun perusahaan agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk membersihkan maupun memperluas lahannya. ”Kami himbau kepada masyarakat ataupun para pemilik dan pengelola lahan, baik atas nama koperasi maupun atas nama kelompok tani agar tidak melakukan praktek membakar untuk membersihan lahannya maupun unsur kelalaian akibat membakar sampah/Memerun maupun akibat puntung rokok. Dan kepada masyarakat jika ada menemukan titik api meskipun kecil agar segera melaporkan kepada pihak pemerintah dan aparat stempat, agar segera cepat ditangani dan tidak meluas. Kami berharap juga kepada perusahaan-perusahaan yang mana areal opersionalnya berdekatan dengan sumber Karhutla, agar turut membantu dan berpartisipasi aktif ikut serta memadamkan, jangan nanti akibat terlambat membantu, lahan perusahaan juga dapat ikut terbakar.” Demikian Edy Afrizal menambahkan.
Berdasarkan data dari dashboard Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Riau saat ini terpantau memiliki sejumlah titik panas (hotspot) yang cukup banyak, dengan kondisi cuaca yang memperberat upaya penanganan. Di daerah pesisir yang berdekatan dengan lokasi kebakaran di Kabupaten Pelalawan, angin yang agak kuat telah menjadi tantangan tambahan dalam mencegah penyebaran api ke area sekitar.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan mengerahkan tiga unit helikopter bombing yang dilengkapi dengan sistem pelepasan air (bucket), serta lebih kurang sebanyak 100 orang lebih personel tim darat regu pemadam kebakaran yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan karhutla. Kegiatan pemadaman telah dimulai sejak tanggal 11 Maret 2026 lalu dan dilakukan secara terpadu dengan pihak terkait seperti TNI/POLRI, BPBD Pelalawan, BPBD Riau, Manggala Agni, Pemilik Lahan dan Masyarakat setempat, pemerintah Kabupaten Pelalawan/
“Sebagai bentuk komitmen perusahaan yang merupakan bagian dari Anggota Tim Satgas Karhutla Riau, Kami merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi areal konsesi perusahaan, lingkungan dan keselamatan masyarakat atas karhutla yang dapat berdampak bencana kabut asap di Riau, mengingat Karhutla yang terljadi dapat mengancam areal konsesi kami. Tim kami telah siap berkoordinasi penuh dengan semua pihak terkait untuk mengatasi karhutla secara maksimal dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan, meskipun kondisi cuaca dan medan memberikan tantangan tersendiri,” ujar Richard S. Sihombing Fire Operation Management (FOM) Head PT Arara Abadi APP Group didampingi Staff Fitra dan Kusnadi yang sedang berada dilapangan.
Selain tim kita memadamkan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, Team RPK dan Tim Reaksi Cepat (TRC) kita bersama tim Mangga Agni, TNI/POLRI, BPBD dan Masyarakat Peduli Api sebelumnya juga memadamkan Karhutla di Kabupaten Siak, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Indragiri Hilir saat ini kondisi api kondusif dan api Sebagian besar sudah padam semua”. Demikian Richard menambahkan.
Selain pemadaman langsung, perusahaan juga lakukan dukungan dan distribusi logistik dengan menggunakan Heli Bell PK URC berupa peralatan makanan, air minum, dan perlengkapan pendukung bagi seluruh personel yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman dan membantu pemulihan kondisi kawasan yang terkena dampak.






















