RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

BAPEKA-NTB Gelar Aksi & Segel Lokasi Senin, DLH Kota Bima Siap Turun Bareng Cek Legalitas

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 04:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA //TintaPis.Com// – Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah Nusa Tenggara Barat (BAPEKA-NTB) semakin serius menindaklanjuti dugaan pelanggaran dalam kegiatan proyek. Senin, 13 April 2026 mendatang, pihaknya akan melaksanakan aksi demonstrasi yang ditandai dengan rencana PENYEGELAN di dua titik lokasi.

Aksi tersebut akan digelar di:

1. Kantor/Base Camp PT. Brantas Abipraya, Kelurahan Sambinae.

2. Lokasi Pekerjaan Batching Plant (Banciplang), Kelurahan Ule.

Yang menjadi sorotan utama, aksi ini rencananya akan didampingi langsung oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.

Hal ini terungkap dalam komunikasi intens yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal BAPEKA-NTB, Adim, kepada Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Bima, Bapak Furqan.

DLH Tegaskan: Tidak Ada Izin Galian C yang Sah

Dalam pembicaraan tersebut, Sekjen Adim memaparkan sejumlah temuan di lapangan dan mempertanyakan status legalitas perizinan lingkungan dari kegiatan yang berlangsung.

Menanggapi hal itu, Bapak Furqan selaku Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup mengakui bahwa hingga saat ini TIDAK ADA IZIN resmi yang diterbitkan untuk kegiatan Galian C di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Banjir Bandang Sarolangun Rendam Ratusan Rumah, UAR Jambi Turun Tangan

“Menurut data dan data kami di bidang ini, memang tidak ada izin Galian C yang diterbitkan di sana. Kalau pun ada aktivitas, biasanya mereka berkedok sebagai ‘penataan’, tapi secara aturan tetap harus mengurus izin yang sah. Itulah kendala dan masalah yang kita temukan di lapangan,” ungkap Furqan.

DLH & Tata Ruang Siap Turun Verifikasi Langsung

Mendengar penjelasan tersebut, Adim kemudian mengajak pihak DLH untuk turun langsung ke lokasi bersamaan dengan agenda aksi dan penyegelan yang akan dilakukan BAPEKA-NTB.

Tanpa ragu, Furqan menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk hadir. Bahkan, ia berencana mengundang instansi teknis lainnya agar persoalan ini bisa diselesaikan secara tuntas.

“Siap, dengan senang hati. Nanti saya coba undang juga rekan dari Dinas PUPR bidang Tata Ruang. Biar kita cek bersama-sama, apakah kawasan tersebut secara tata ruang memang diperbolehkan untuk kegiatan pertambangan atau tidak,” tegas Furqan.

Langkah kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk mengungkap kebenaran, menegakkan aturan, mencegah kerusakan lingkungan, serta menghentikan aktivitas yang berpotensi merugikan negara.

Red.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru