Retak Kembali,Jalur Lintas Gumitir

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi //TintaPos.Com// – Jalur tikungan yang masuk kawasan Perhutani Banyuwangi Selatan itu merupakan tikungan tajam yang rawan saat dilintasi kendaraan besar seperti truk bermuatan ringan,berat dan bus.Permukaan aspal tampak retak memanjang,serta tanahnya amblas sementara bagian bawahnya tergerus hingga membentuk cekungan cukup dalam hampir 1 meter. Penyebab amblasnya jalan tersebut diduga karena intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Gumitir dalam 3 sampai 4 hari terakhir.

Tahun kemarin,Jalur Gumitir sempat ditutup sekitar 3 bulan untuk peremajaan. Belum genap setahun kini jalan utama lintas tengah penghubung Surabaya – Banyuwangi itu amblas dengan retakan mencapai kurang lebih 6 meter.Kerusakan tersebut terjadi pada Jalur Nasional III KM 236+900 ruas Surabaya-Banyuwangi tepatnya di tikungan dekat Warung Pak Saleh yang masuk dalam wilayah Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.

Sebagai langkah antisipasi, di sekitar titik retakan telah dipasang tali pembatas agar pengendara lebih waspada saat melintas. Meski demikian, perbaikan diharapkan segera dilakukan agar mengurangi risiko potensi bahaya longsor.

Salah satu relawan mengatakan, diameter amblesan diperkirakan mencapai enam meter. Retakan memanjang sekitar tiga meter dengan kedalaman kurang lebih 70 sentimeter.”Lokasinya di KM 236+900 jalur nasional arah Surabaya-Banyuwangi. Diameter amblesan kurang lebih enam meter, panjang retakan sekitar tiga meter dan kedalaman sekitar 70 sentimeter,” ujarnya Selasa (24/2/2026) sore.

Baca Juga:  Janji Kejati NTT Belum Terpenuhi: Sidak & Audit Dana Desa Kahale Tak Kunjung Dilakukan, Atas Dugaan korupsi Dana Desa

“Sementara ini masih kami pantau dulu. Di salah satu titik retakan dan sudah dipasang tali pembatas supaya terlihat jelas oleh pengguna jalan.dan Kami menghimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan atau malam hari,” tambahnya.

Beberapa dari para pemakai dan pengendara kendaraan yang melintasi daerah dan kawasan tersebut berkomentar,di antaranya sopir travel lintas Jawa – Bali “Tadi kelihatan ada pembatas, jadi saya pelankan kendaraan. Kalau tidak hati-hati bisa berbahaya, apalagi ini tikungan,” ujarnya.

Salah satu pengguna jalan Jawa – Bali,travel Jember – Bali.asal desa Sumber Kejayan Kecamatan Mayang,Mad (30) mengaku mengurangi kecepatan saat melintasi daerah tersebut karena melihat kondisi aspal yang retak tembok pembatas agak miring,seperti tanahnya amblas dan akan longsor.

Angga (36),Pengguna jalan lainnya,berharap penanganan segera dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan akses utama Jalur tengah penghubung Surabaya-Banyuwangi.
Akibat kerusakan jalan tersebut kondisi lalu-lintas di jalur Gumitir masih terpantau normal dengan pengawasan relawan di sekitar titik amblesan.

“Ini jalur nasional,kendaraan berat dan ringan, seperti Bus dan truk besar sering lewat. Semoga cepat diperbaiki sebelum retakan tambah melebar,ambles dan longsor semakin meluas,” ujarnya.(AF)

Berita Terkait

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:05

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Berita Terbaru