RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Siswa SMA Muha Genteng Silaturrahmi Lebaran Seniman Banyuwangi Petik Banyak ilmu

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com// – Siswa SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, Reyhan Iftitan Ramadhanu (X.4), memanfaatkan momentum silaturahmi Idulfitri dengan berkunjung ke dua seniman besar Banyuwangi, Kunjungan tersebut memberinya banyak wawasan baru tentang seni tradisi Osing.

Belajar Filosofi Tari dari Subari Sofyan
Reyhan bersama orang tuanya terlebih dahulu mendatangi kediaman koreografer sekaligus seniman tari Banyuwangi, Subari Sofyan, yang dikenal luas melalui karya-karya berbasis tradisi Osing seperti Tari Jaripah, Tari Cunduk Menur, dan Tari Gandrung Marsan Kembang Abang. Subari dikenal sebagai pencipta tari yang memadukan sejarah lokal, filosofi mendalam, dan nilai spiritual.

Tiba sekitar pukul 09.00 WIB, Reyhan disambut hangat dan mendapat kesempatan berdiskusi panjang. Ia menanyakan filosofi beberapa karya tari Subari. Sang koreografer kemudian menjelaskan satu per satu:

Pertama Tari Jaripah menggambarkan perempuan yang kokoh dan tegar menghadapi ujian hidup. Nama “Jaripah” merupakan singkatan dari Ja’ah Makrifat, pesan untuk selalu mengingat Tuhan. Tari ini diciptakan pada 2012 dan menonjolkan perpaduan kelembutan dan ketegasan.

Kedua Tari Cunduk Menur memvisualisasikan sosok Sisik Melik, bunga desa yang anggun. Properti segitiga sama kaki melambangkan hubungan manusia dengan sesama dan Tuhan, sementara bunga melati melambangkan keanggunan dan kepribadian luhur. Tari ini kerap dibawakan sebagai penyambutan tamu kehormatan.

Baca Juga:  Apri Wilianto Diundang Pribadi Kombes Pol. Cuncun Kurniadi ke Open House Rumah Dinas Kapolresta Banjarmasin

Ketiga Tari Gandrung Marsan Kembang Abang terinspirasi dari sejarah Gandrung yang awalnya ditarikan laki-laki sebelum kemudian dimainkan oleh perempuan.

Keempat Tari Sorote Lintang menggambarkan kecantikan jiwa dan keteguhan hati perempuan. Gerakannya dinamis namun tetap anggun, melambangkan inner beauty yang tidak lekang oleh perubahan zaman.

Kelima Tari Omprog Semi lahir dari kisah pewarisan Omprog Gandrung dari Marsan kepada adiknya, Semi, yang menjadi awal kemunculan Gandrung perempuan.

Subari menjelaskan seluruh filosofi itu dengan detail, membuat Reyhan semakin memahami kedalaman seni tari Banyuwangi.

Berkunjung ke Musisi Pop Osing Yon’s DD
Setelah satu jam berdiskusi dengan Subari Sofyan, Reyhan melanjutkan silaturahmi ke rumah musisi Banyuwangi, Yon’s DD, penyanyi Pop Osing dan dangdut tradisional. Yon’s dikenal lewat karya-karyanya yang bernuansa mistis seperti Suworo dan Tetenger, serta lagu-lagu lain seperti Kesengsem, Gedhe Ati, dan Gulu Pedot.

Dalam kunjungan singkat sekitar tiga puluh menit, Reyhan berbincang mengenai dunia musik Osing. Meski Yon’s sedang kurang sehat, ia tetap menyambut Reyhan dengan ramah sebelum akhirnya berpamitan.

Reyhan pulang dengan membawa banyak ilmu dan pengalaman baru untuk memperkaya pengetahuannya di bidang seni yang kini ia tekuni. (Tim)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru