Sulawesi Utara diguncang Gempa Bumi, BMKG Menyebutkan Gempa dengan Magnitudo 7,6, Berpusat di 129 km Tenggara Bitung

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 02:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Utara //TintaPos.Com// – Wilayah Sulawesi Utara diguncang dua gempa bumi dengan magnitudo berbeda pada tanggal 2 April 2026 sekitar pukul 05:48 WIB atau 06:48 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis dua data yang berbeda terkait peristiwa ini.

Berdasarkan laporan resmi BMKG yang gempa pertama memiliki magnitudo 7,3, dengan pusat berada di 127 km tenggara Bitung pada koordinat 1,21 LU – 126,25 BT dan kedalaman 18 km.

Gempa ini digolongkan sebagai gempa dangkal dan tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan hingga wilayah Gorontalo dan Ternate, membuat sebagian warga Manado berhamburan keluar rumah.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

Sementara itu, laporan lain dari BMKG yang tercantum di zonautara.com dan situs resmi BMKG menyebutkan gempa dengan magnitudo 7,6, berpusat di 129 km tenggara Bitung pada koordinat 1,25 LU – 126,27 BT dengan kedalaman 62 km. Gempa ini memiliki potensi tsunami, dan masyarakat di wilayah pesisir telah diimbau untuk segera menjauh ke tempat yang lebih tinggi serta mengikuti arahan otoritas setempat.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Menko Polkam RI ke Kampung Nelayan Merah Putih Sungsang IV: Wujud Nyata Program Prioritas Presiden untuk Kesejahteraan Nelayan dan Ketahanan Pangan Nasional

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait perbedaan data kedua gempa tersebut.

Masyarakat disarankan untuk tetap tenang dan selalu memantau informasi dari sumber terpercaya seperti situs resmi BMKG, BPBD, atau BNPB untuk mendapatkan pembaruan terkini serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan.

Selain itu, BMKG juga memberikan panduan tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi, seperti berlindung di bawah meja yang kokoh, menjauhi jendela dan benda yang dapat jatuh, serta jika berada di dekat pantai harus segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi jika ada peringatan tsunami

Berita Terkait

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:27

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:27

Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:34

Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:52

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:41

Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:18

Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:12

Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:52

Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang

Berita Terbaru