Pedagang Mengeluh, Omset Penjualan Menurun Akibat Kenaikan Harga Telur

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 07:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPis.Com//, 9 November 2025 — Tim Media Aktivis Indonesia melaporkan bahwa akhir-akhir ini banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan omset penjualan. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya harga kebutuhan pokok, terutama harga telur ayam, yang naik dari Rp48.000 per pack menjadi Rp52.000 per pack.

Kenaikan harga tersebut membuat para pedagang kecil kewalahan dalam menentukan harga jual yang sesuai dengan daya beli masyarakat. Akibatnya, omzet penjualan menurun dan pengelolaan keuangan menjadi semakin sulit.

Salah satu pemilik warung, Ante Desi, yang berlokasi di Jalan Watas Pisang No. 12, Padang, mengungkapkan bahwa kenaikan harga telur sangat memengaruhi pendapatan hariannya.

Baca Juga:  Iwan Qamaruzzaman Gelar Reses di Penatoi, Warga RT 03/04 Desak Perbaikan Drainase yang Mengancam Kesehatan

> “Harga telur naik terus, jadi kami bingung mau naikin harga jual berapa. Kalau terlalu tinggi, pembeli kabur, tapi kalau tetap, kami rugi,” ujar Ante Desi.

Tim Media Aktivis Indonesia mencatat bahwa kondisi seperti ini dialami oleh banyak pelaku UMKM di berbagai daerah. Mereka berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok untuk meringankan beban masyarakat kecil.ZF

Berita Terkait

Satgas Karhutla Polda Sumsel Perketat Patroli dan Pengawasan Titik Rawan di OKI
Polsek Air Kumbang Ground Check Hotspot di Desa Sidomulyo, Api Masih Belum Padam
TERJADI KEBAKARAN DI ATAP RUANG PARIPURNA DPRD BIMA — DITEMUKAN BENDA MENCURIGAKAN, TERINDIKASI DISENGAJA  
DANA RAKYAT SUDAH MASUK! BAPEKA-NTB: JANGAN BERANI MENYALAHGUNAKAN, KAMI KAWAL DARI AWAL SAMPAI TUNTAS!
LAPORAN DITERIMA KEPALA DESA WORO: KELOMPOK 7 ORANG BUKA LAHAN SEJAK 2022, DIKUKUHKAN KETUA KELOMPOK TANI, KLAIM YUDI BARU MUNCUL TANPA BUKTI
DI BALIK BALIHO WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA: ANGGARAN 30 JUTA RUMAH SINGGAH DIKONTRAKKAN 23 JUTA, PASIEN TERLANTAR TANPA TEMPAT BERTEDUH
DISETEL RAPI! DUGAAN KONSPIRASI TAPD & BPBJ KOTA BIMA “SUNAT” ANGGARAN RSUD RATUSAN JUTA RUPIAH,TIDAK ADA PEMBERITAHUAN DPRD
DPC BAPEKA-NTB DIDUKUNG LEMBAGA DAKWAH NURUL SIRAJ, AKAN MELAYANGKAN SOMASI KERAS KEPADA CAMAT SAPE: PASAR MALAM DIDUGA SARANG JUDI BERKEDOK PERMAINAN KETANGKASAN, DIMINTA TINDAK TEGAS DALAM 3X24 JAM
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Warga Sebut BUJANG di Duga buka Usaha Pemurnian Emas Ilegal di desa Kalimanting, APH diminta Tangkap Pelaku Ilegal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:52

Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:47

Duduk Bersama Warga, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Andra Nosa S, H., M. H Garansi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Berita Terbaru