Menteri Trenggono puji proyek pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi //Tintapos.com// – Menteri Trenggono puji proyek pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memuji proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.selasa, 3 maret 2026

“Setelah saya berkeliling tadi melihat pembangunannya bagus banget dan kualitas bangunannya juga, dan saya kira kontraktornya bagus ya. Kalau kemarin saya lihat di beberapa daerah lainnya kurang bagus dan sudah saya komplain,” kata Menteri Trenggono saat meninjau kampung nelayan tersebut,

Dia menyampaikan bahwa pembangunan KNMP Lateng ini merupakan satu dari 100 lokasi awal pengembangan kampung nelayan terpadu di Indonesia.

KNMP di daerah lain, lanjut dia, mayoritas arah pembangunannya lebih kepada sarana prasarana produksi, sedangkan di KNMP Lateng Banyuwangi lebih kepada tematik hilirnya.

“Jadi, di KNMP Banyuwangi ini hilirisasi langsung, yang artinya hasil tangkapan ikan nelayan bisa diolah di sini. Model tematik semacam ini bagus juga untuk menggerakkan ekonomi di level bawah,” katanya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Ipuk Fiestiandani berdialog dengan nelayan di KNMP Lateng, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan karena telah membangun ekosistem baru di kawasan kuliner olahan laut Kampung Mandar.

Baca Juga:  Survei : 79,9 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

“Untuk pengawasan KNMP tetap dari pemerintah daerah. Jadi di setiap tempat yang pemda kelola mulai kebersihan, kualitas makanan dan tata kelola lingkungan dan lainnya,” kata Ipuk.

Ia menambahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun KNMP ini sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan terintegrasi.

“Kampung nelayan moderen ini dirancang terintegrasi, selain menjadi tempat aktivitas kampung nelayan pada umumnya, juga dirancang menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata Banyuwangi, dan dengan konsep ini hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan,” katanya.

Sementara, Pelaksana Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Lateng Banyuwangi Rendra Kurnia menyampaikan bangunan KNMP Banyuwangi mengangkat arsitektur Osing sebagai gaya utama, dan bangunan-bangunan yang berdiri membawa bentuk, karakter dan ornamen khas suku asli Banyuwangi.

Selain itu, katanya, enam unit bangunan utama mengadopsi arsitektur rumah adat Suku Osing, diperkaya ornamen batik khas Gajah Oling, dan perpaduan antara sentuhan modern dan kearifan lokal itu memberi identitas kuat, sekaligus menegaskan karakter budaya Banyuwangi di kawasan pesisir.

“KNMP Lateng Banyuwangi dilengkapi dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut, serta disiapkan juga sebagai kawasan kuliner bahari baru,” kata Rendra.
(Tim/Tintapos)

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”
DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG
Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Menuju Panggung Nasional! Darlis Lepas Kontingen SMI Sumsel ke Kejurnas dan Jambore 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru