BOGOR //TintaPos.Com// – Musibah kebakaran menimpa rumah milik seorang warga di Desa Pasirangin RT 01/RW 05, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ahad (15/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemilik rumah, Anugerah, menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengantar air galon kepada pelanggan di sekitar rumahnya, sementara istri dan anak-anaknya berada di rumah.
“Saat saya pulang setelah mengantar air galon ke pelanggan, api masih berkobar di ruang belakang dan warga sedang berusaha menyiramnya dengan air. Saya langsung menghubungi Pemadam Kebakaran dan ikut membantu memadamkan api yang membesar di kamar anak saya dengan air yang ada,” ujar Anugerah saat ditemui di lokasi kejadian.
Anak keempat Anugerah, Dian, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat berasal dari obat nyamuk bakar di kamarnya yang terjatuh ke kasur akibat tertiup kipas angin yang sedang menyala. Tak lama kemudian muncul asap dari kamar tersebut, disusul bunyi ledakan yang diduga berasal dari kipas angin yang terbakar.
“Sekitar pukul 10.00 WIB saya keluar kamar, saat itu obat nyamuk masih menyala tinggal sedikit. Tidak lama kemudian keluar asap dari kamar. Seorang pekerja yang sedang memasang plafon di bagian depan rumah langsung berteriak kebakaran. Saya segera mengamankan mobil dan sepeda motor yang berada di samping kamar,” jelas Dian.
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan bahu-membahu membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Metland Cileungsi tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman, terutama pada bagian atap rumah yang masih mengeluarkan asap. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.00 WIB.
“Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun surat-surat berharga seperti STNK dan BPKB mobil tidak sempat diselamatkan,” ungkap Anugerah dengan raut sedih saat melihat kondisi rumahnya yang hangus terbakar.
Petugas dari Polsek Cileungsi serta Babinsa setempat turut hadir di lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu penanganan pascakebakaran. Untuk sementara waktu, keluarga Anugerah tinggal di salah satu ruangan di bagian belakang rumah yang masih dalam tahap pengerjaan dan tidak terdampak langsung oleh kebakaran.
Menyikapi musibah tersebut, Amir Ukhuwah Pusat, H. Syakuri, SH, yang turut meninjau lokasi kejadian, menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa Anugerah Amir Riasah IV Markas Shuffah Cileungsi.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara kita, bapak Anugerah. Semoga beliau dan keluarga diberikan kesabaran serta ketabahan, dan Allah segera mengganti kerugian yang dialami dengan yang lebih baik,” ujarnya.
H. Syakuri yang juga Pembina Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Pusat mengajak para ikhwan dan masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dengan membantu meringankan beban keluarga korban.
“Kami mengajak seluruh ikhwan dan masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membantu meringankan beban keluarga Anugerah, baik berupa tenaga, bantuan finansial maupun doa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa kebakaran ini hendaknya menjadi ibroh atau pelajaran bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya di dalam rumah, terutama yang berkaitan dengan sumber api.
Sementara itu, Amir Markas Shuffah Cileungsi, M. Tobri, menginstruksikan warga masyarakat Pesantren Al-Fatah untuk melaksanakan amal shalih berupa kerja bakti membersihkan puing-puing bekas kebakaran rumah Anugerah setelah shalat Ashar. [AM]






















