Kota Bima Skandal Aset, Pansus DPRD di minta buktikan kerja Nyata dan Profesional

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota bima //TintaPos.Com// – Pernyataan Ketua Pansus Aset DPRD Kota Bima, Abdul Rabbi, bahwa seluruh proses kerja pansus Aset daerah berjalan sesuai tahapan resmi, Namun pansus yang berjalan hampir 3 Bulan publik menilai belum ada bukti konkret yang bisa diverifikasi Progres hasilnya.

Sebab hingga saat ini, masyarakat belum melihat hasil sementara pansus tersebut, seperti temuan daftar aset bermasalah, progres penelusuran yang dapat di akses oleh publik.

Jika pansus benar-benar bekerja secara profesional dan transparan, maka seharusnya laporan kerja sementara dapat di Update secara ringkas ke masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas terkait temuan Pansus yang tidak melanggar kerahasiaan hukum atau hak individu.

Sebab Keterbukaan informasi justru memperkuat kredibilitas Pansus untuk mengurangi spekulasi negatif. Tegas Imam plur.

Kemudian Klaim bahwa pansus tidak bisa diintervensi juga tidak serta-merta menjawab isu dugaan suap yang telah beredar, justru dalam praktik politik dan pemerintahan, dalam kasus dugaan seperti ini, yang dibutuhkan transparansi penuh terhadap proses kerja nyata yang di sertai Bukti dan laporan kerja yang dapat diverifikasi oleh publik hasilnya.

Isu yang telah beredar seharusnya direspons dengan langkah konkret, seperti rangkaian terhadap proses kerja pansus dan jika serius segera mendorong audit independen Terkait beberapa penguasaan, Penggunaan dan pengelolaan Aset daerah yang berpotensi melanggar Ketentuan hukum yang berlaku” Seperti:

Baca Juga:  Ribuan Hektare Lahan Transmigrasi Basidondo Belum Bersertifikat, Pemkab Tolitoli Minta Intervensi Pusat

“Adanya penguasaan ilegal aset publik di kawasan Superblok Amahami.”

“ Aset Tanah kosong yang di beli oleh pemerintah belakang kantor Walikota namun dibiarkan bertahun-tahun tanpa peruntukan yang jelas untuk kegiatan fasilitas publik.”

“Terdapat klaim ganda sertifikat di lahan untuk proyek kolam retensi Amahami, hibah pemerintah tapi muncul SHM atas nama pribadi.”

“Banyak aset tanah dan fasilitas umum yang kuasai pihak ke tiga, Kemudian aset yang belum tercatat di KIB tidak dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

Kini Harapan publik menuntut jawaban Pansus tidak lagi mengandalkan klaim kerja dengan wacana. Publik ingin melihat laporan terbuka, progres real-time, dan bukti audit lapangan yang serius.

Jika Pansus Tanpa langkah transparansi yang jelas, klarifikasi yang disampaikan justru berpotensi menimbulkan persepsi bahwa pansus sedang berupaya meredam opini publik tanpa menjawab substansi persoalan.

Kalau memang tidak ada persoalan, mengapa progres kerja pansus sementara tidak di Update ke publik secara ringkas Mengenai hasil temuan, misal jumlah aset yang bermasalah, jenis aset yang di telusuri berdasarkan tahapan dan mekanisme pansus yang di laksanakan.

Jika DPRD dan Pansus serius ingin menginventarisasi seluruh aset daerah, segera buka progresnya, telusuri semua aset bermasalah dengan transparansi, dan pastikan rekomendasi hukum yang kuat. Tegas Imam plur.

Berita Terkait

Kisah Haru Perjuangan Guru di Tigo Jangko, Motor Rusak di Tengah Sulitnya Akses Jalan
GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:46

Sorotan Publik: Kelulusan PPPK 2026 Mantan Caleg Demokrat Diduga Cacat Administrasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:06

Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Berita Terbaru