143 Truk Dikandangkan di Jalur Mudik Sumatera, Polda Sumsel Petakan 17 Wilayah Rawan

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,//Tintapos.Com// — Polda Sumatera Selatan memperkuat perannya sebagai simpul utama pengendalian arus mudik lintas Sumatera dengan memetakan kondisi lalu lintas secara real time di 17 wilayah. Dalam Operasi Ketupat Musi 2026, sebanyak 143 truk over dimension over loading (ODOL) berhasil ditertibkan dari jalur strategis nasional, terutama di Jalintim yang menjadi tulang punggung mobilitas pemudik antarprovinsi.

Langkah pemetaan ini tidak hanya berfungsi untuk pengamanan wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelancaran arus mudik lintas provinsi di Pulau Sumatera. Jalur Lintas Timur (Jalintim) dan Lintas Tengah yang melintasi Sumsel diketahui menjadi koridor vital pergerakan kendaraan dari arah Lampung menuju Jambi, Sumatera Barat, hingga Riau.

Data terkini menunjukkan, sebanyak 143 kendaraan truk ODOL telah dikandangkan di sejumlah titik strategis. Penertiban terbesar terjadi di wilayah Polres Musi Banyuasin sebanyak 52 unit dan Polres Banyuasin sebanyak 50 unit, yang merupakan jalur utama distribusi logistik sekaligus jalur mudik nasional.

Sementara itu, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi salah satu wilayah dengan tekanan arus tertinggi. Tercatat tujuh titik rawan kemacetan, mayoritas dipicu aktivitas pasar tumpah di sepanjang Jalintim. Sebanyak 30 kendaraan sumbu tiga berhasil ditertibkan di wilayah ini.

Sebagai respons, Polda Sumsel menyiapkan sejumlah jalur alternatif strategis. Di antaranya jalur Komering yang menghubungkan OKI menuju OKU Timur melalui Lintas Tengah, serta jalur Jejawi–Rambutan–Jakabaring yang menjadi opsi untuk mengurai kepadatan menuju Kota Palembang.

Baca Juga:  SAKSI KUNCI BERIKAN KETERANGAN DI RESKRIM: LIHAT KORBAN LARI KELUAR RUMAH NURAINI

Di sisi lain, kondisi berbeda terlihat di wilayah Polres Prabumulih yang melaporkan arus lalu lintas relatif lancar. Jalan Lingkar Timur disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mendukung akses menuju Tol Prabumulih–Palembang.

Secara keseluruhan, dari 17 wilayah yang dipantau, sepuluh wilayah dilaporkan dalam kondisi relatif lancar tanpa titik rawan signifikan. Sementara tujuh wilayah lainnya masih menjadi fokus pengamanan intensif oleh personel di lapangan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa sistem monitoring real time ini menjadi kunci pengendalian arus mudik berbasis data.

“Kita tidak lagi bekerja berdasarkan prediksi semata, tetapi berdasarkan data real time dari 17 Polres. Ini memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat di lapangan,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa keterbukaan informasi ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mudik, tetapi mudik dengan perencanaan. Gunakan jalur alternatif yang sudah kami siapkan agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Dengan posisi strategis Sumatera Selatan sebagai penghubung utama jalur darat di Pulau Sumatera, keberhasilan pemetaan dan pengendalian arus mudik ini menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran mobilitas jutaan pemudik lintas provinsi selama Idul Fitri 1447 H.

(Jon TP)

Berita Terkait

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:05

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Berita Terbaru