RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

JOGET VIRAL MBG BERIMBAS KERAS

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi joget yang dilakukan Hendrik Irawan, pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas di media sosial, Hendrik diduga memamerkan pendapatan Rp 6 juta per hari dari program makan bergizi gratis (MBG).
Video tersebut berbuntut panjang, hingga penutupan sementara SPPG Hendrik yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dikutip dari akun TikTok Hendrik Irawan MBG, pemilik akun meminta maaf kepada masyarakat atas jogetnya tersebut. Di durasi awal video, Hendrik menjelaskan bahwa SPPG yang dikelolanya saat ini dalam status diberhentikan sementara.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan saya Hendrik dari SPPG Pangauban. Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya, walaupun saya sudah klarifikasi. Izin saya diberhentikan oleh Ibu Nanik Selaku wakil Badan Gizi Nasional. Mungkin netizen merasa puas. tidak apa-apa Yang penting, saya sudah meminta maaf berapa kali kepada netizen,” kata Hendrik.
Hal itu disampaikan Hendrik dalam video terbarunya berisi klarifikasi. Dikutip vidio tiktok Rabu (25/3/2026).
Hendrik mengaku tidak ada niatan untuk melecehkan program MBG dari Presiden Prabowo Subianto. Dia pun mempersilakan netizen untuk mencaci maki atas viralnya video joget-joget dirinya.
“Tapi perlu Anda ketahui, dengan hujatan Anda, dengan cacian makian Anda SPPG kami akhirnya ditutup oleh Ibu Nanik selaku dari Badan Gizi Nasional. Dan saya pun berterima kasih kepada Bapak Doni Sitorus selaku pengawas BGN.
Pria berbadan besar ini mengaku pertama kali mendapat info SPPG ditutup dari Doni Sitorus. Hendrik sempat kaget waktu mendengar kabar itu. Dia tidak menyangka permasalahan video bisa berimbas dan menjadi besar.
“Mungkin saya merasa kaget, kok permasalahan ini menjadi besar. Emang sih ini kesalahan saya, saya tidak mematuhi protokol. Saya nge-dance itu di ruangan tempat saya, yang benar-benar saya tidak menyangka akan seviral ini,” akunya.
Penutupan operasional SPPG juga diyakini berdampak kepada para pegawai. Hendrik menyebut, tidak kurang dari 150 relawan yang selama ini bekerja di dapur MBG miliknya akan berhentik beraktivitas.
Hendrik seolah memberitahu netizen bahwa penutupan SPPG tidak hanya berimbas kepada dirinya saja, namun nasib seratusan pekerja yang selama ini menggantungkan hidup dari dapur MBG.
“Cuma Anda harus perlu ketahui, dengan hujatan Anda, dengan cacian makian Anda dan laporan Anda kepada BGN Nasional, Ada sekitar 150 relawan yang tidak akan bekerja, Yang tidak akan sekarang produksi. Jadi mungkin inilah dampaknya, mungkin saya terlalu frontal,” pungkasnya.

Baca Juga:  KETUA UMUM DPD NTB JA-NT LSKHP, Hamdin Mendesak Kementerian Agama RI Untuk Menindaklanjuti Dugaan Kasus Pemotongan Dana PIP

Rep: FLA

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru