Jember, //Tintapos.com// – Tragedi memilukan kembali terjadi di pesisir selatan Jawa. Seorang wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah terhempas ombak besar saat sedang berswafoto di kawasan ikonik Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Sabtu (28/03/2026) pagi.
Peristiwa nahas ini menimpa Muhammad Sheva Yusuf ( 22), warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet. Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 06.47 WIB. Korban saat itu tengah menikmati suasana pagi di bawah tebing Siti Hinggil.
Nahas, saat asyik mengabadikan momen dengan berswafoto, sebuah ombak besar datang secara tiba-tiba. Kekuatan arus yang masif langsung menyeret tubuh korban ke tengah laut. Hingga saat ini, pemuda yang terakhir terlihat mengenakan baju hitam dan celana pendek abu-abu tersebut masih belum ditemukan.
Tim Rescue dari Pos SAR Jember diberangkatkan pada pukul 11.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WIB.
Kami telah mengerahkan personel dan peralatan lengkap menuju lokasi. Saat ini operasi SAR tengah berlangsung secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur gabungan,”
Tantangan Operasi SAR
Tim SAR lakukan Koordinasi untuk proses pencarian korban.
Tim SAR lakukan Koordinasi untuk proses pencarian korban. (Dok. Istimewa)
Operasi pencarian ini menghadapi tantangan alam yang cukup berat. Di lokasi kejadian, cuaca dilaporkan hujan ringan dengan hembusan angin dari timur. Namun, yang paling diwaspadai adalah kondisi laut dengan Ketinggian gelombang mencapai 2 meter.
Untuk menyisir area pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh. Perahu karet (LCR) dengan motor tempel, peralatan water rescue, serta peralatan medis darurat diterjunkan,” tambahnya
Basarnas mengimbau dengan keras kepada para wisatawan untuk tidak meremehkan keganasan ombak pantai selatan. Kepatuhan terhadap rambu keselamatan dan kewaspadaan ekstra saat cuaca buruk sangat diperlukan agar tragedi serupa tidak terulang kembali. (Nur/Tp)






















