TOLITOLI, //Tintapos.com// — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tolitoli terus mendorong percepatan terwujudnya predikat Kota Layak Anak (KLA) melalui penguatan sinergi lintas sektor.
Kepala DP3A Tolitoli, Halima Setyoningrum, menegaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan didorong untuk berperan aktif dalam memenuhi indikator penilaian KLA. Menurutnya, keterlibatan bersama menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Ia menjelaskan, pemenuhan hak anak harus menjadi perhatian utama, mencakup perlindungan dari kekerasan, upaya pencegahan, hingga penyediaan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang layak. Hal tersebut dinilai penting agar anak-anak di Tolitoli dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Anak merupakan generasi penerus yang perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi sumber daya manusia yang andal di masa depan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
DP3A Tolitoli juga terus menggencarkan sosialisasi serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Langkah ini dilakukan guna memastikan program Kota Layak Anak dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak di Kabupaten Tolitoli.






















