Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 16:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO //TintaPos.Com// – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai kenaikan harga plastik harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi masyarakat untuk kembali ke alam (back to nature) dan mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak semata menjadi persoalan ekonomi, tetapi juga peluang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih ramah lingkungan.

Sejak awal, musuh besar kelestarian alam adalah sampah plastik. Kenaikan harga ini harus semakin mempertegas sikap kita untuk benar-benar meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Sinung, Senin (6/4/2026).

Ia mengajak masyarakat meniru kearifan lokal dengan memanfaatkan bahan alami sebagai kemasan, seperti daun jati dan daun pisang yang dinilai masih melimpah di wilayah Bondowoso.

Dulu leluhur kita memanfaatkan daun-daunan. Kenapa kita tidak kembali ke alam? Tinggal bagaimana kita berkreasi membuatnya sederhana,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso ini menambahkan, kenaikan harga plastik juga harus menjadi pemicu bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mulai beralih ke alternatif ramah lingkungan, seperti penggunaan tas kertas atau kantong belanja yang dapat digunakan kembali.

Baca Juga:  Masyarakat Melakukan Pengeringan Rowosumo,Basmi Ikan Sapu-sapu.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bondowoso yang sudah overload dan tidak lagi diperbolehkan menggunakan sistem open dumping oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurutnya, pengurangan penggunaan plastik akan berdampak langsung terhadap berkurangnya beban sampah yang sulit terurai, sekaligus mendukung pengelolaan limbah organik yang lebih ramah lingkungan.

“Ketika penggunaan plastik berkurang, kita ikut mendukung pengolahan limbah yang lebih mudah terurai kembali ke alam,” jelasnya.

Ia juga mendorong Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Bondowoso untuk menggandeng akademisi dalam mengkaji efektivitas bahan alami sebagai pengganti plastik dan mengimplementasikannya di masyarakat.

“Kita harus mulai dari diri sendiri. Jangan sampai menjadi bagian dari perusakan alam. Ini saatnya berkomitmen benar-benar mengurangi plastik,” pungkasnya.

Sementara itu, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya pasokan minyak bumi global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz.

Kondisi tersebut menyebabkan harga bahan baku plastik (nafta) melonjak hingga berdampak pada kenaikan harga plastik di Indonesia antara 40 hingga 100 persen.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Kisah Haru Perjuangan Guru di Tigo Jangko, Motor Rusak di Tengah Sulitnya Akses Jalan
GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:46

Sorotan Publik: Kelulusan PPPK 2026 Mantan Caleg Demokrat Diduga Cacat Administrasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:06

Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Berita Terbaru