PEKALONGAN //TintaPos.Com// – Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Yayasan GANISA (Gerakan Anti Narkotika Indonesia) menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat karakter dan bebas dari pengaruh narkoba.
Ketua Umum Yayasan GANISA, Bapak Sunardi Lintang, SM . menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa. Namun, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa tidak akan maksimal jika generasi muda masih terancam bahaya narkotika. Oleh karena itu, sinergi antara dunia pendidikan dan gerakan anti-narkoba sangat diperlukan.
Sementara itu, Ketua DPD GANISA Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, S.E, menegaskan bahwa perlindungan terhadap generasi muda dari jeratan barang terlarang harus dilakukan dengan cara yang produktif. Salah satu caranya adalah dengan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif dan membekali mereka dengan berbagai keahlian.
“Selain pendidikan formal, kita harus arahkan anak-anak muda agar tidak terjerat hal-hal negatif. Kami mengajak mereka untuk mengembangkan minat dan bakat, termasuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar Mungki.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya mendorong generasi muda untuk mulai menyukai dan mempelajari dunia pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki satu keahlian, tetapi tumbuh menjadi generasi yang multitalenta, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup (life skills) yang berguna bagi masa depan dan negara.
“Jadilah generasi yang unggul, sehat, dan mampu bersaing. Hindari narkoba, kembangkan bakat, dan cintai sektor pangan,” pungkasnya.
(Kikie tp)





















