Pesan Terakhir Zulmansyah kepada Adrianus Pusungunaung: Jabatan Silih Berganti, Torang Basudara

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Adrianus R. Pusungunaung (kiri) bersama Zulmansyah Sekedang (kanan) saat momen kebersamaan di sela-sela Kongres Persatuan Wartawan Indonesia.

MANADO — Kabar duka datang dari dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung.

Kepergian Zulmansyah tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga pesan terakhir yang membekas bagi insan pers, khususnya di Sulawesi Utara.

Bagi Adrianus R. Pusungunaung, almarhum bukan sekadar pejabat organisasi, melainkan sahabat sekaligus rekan seperjuangan dalam dinamika panjang tubuh PWI.

“Ada sejarah saya mengenal beliau, dan ada pesan tersendiri yang beliau sampaikan kepada saya sebelum meninggal,” ujar Adrianus, mantan Wakil Ketua PWI Sulut Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan periode 2021–2026.

Ia mengungkapkan, beberapa hari sebelum wafat, tepatnya pada Senin, 16 April 2026, Zulmansyah sempat menghubunginya melalui telepon. Dalam percakapan itu, terselip pesan penting tentang soliditas organisasi.

“Intinya bagaimana kita tetap solid menjaga marwah PWI,” kata Adrian.

Kedekatan Adrian dengan Zulmansyah terbangun sejak masa turbulensi organisasi, saat PWI dilanda dualisme kepengurusan.

Dalam situasi itu, Adrian mengaku menjadi satu-satunya Wakil Ketua PWI Sulut yang secara terbuka mendukung Zulmansyah dalam kubu Kongres Luar Biasa (KLB).

Ia bahkan sempat mendapat kepercayaan untuk membentuk struktur KLB di Sulawesi Utara. Namun, Adrian memilih tidak mengambil posisi strategis.

“Saya sempat diminta menjadi Plt Ketua PWI Sulut, tapi saya menolak. Saya lebih memilih mendukung saudara Vanny Loupatty, karena melihat track record dan jaringannya, saya yakin akan ada perubahan,” ungkapnya.

Ketika struktur organisasi mulai dibentuk, Adrian kembali diminta mengisi posisi Sekretaris maupun Bendahara.

Baca Juga:  TASRIF MENEKAN PENGAWASAN KETAT BPK RI ATAS ANGGARAN KOTA BIMA: JANGAN DATANG BAWA PLASTIK KOSONG, PULANG BAWA OLEH-OLEH

Namun ia tetap menolak dan memilih bertahan sebagai Wakil Ketua, sembari merekomendasikan figur-figur yang dinilai memiliki komitmen kuat untuk berjuang bersama Zulmansyah.

Dinamika panjang itu akhirnya berujung pada rekonsiliasi. Dualisme PWI berhasil disatukan melalui Kongres Persatuan yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, pada 30 Agustus 2025. Dalam kongres tersebut, Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030, sementara Zulmansyah Sekedang dipercaya menjabat Sekjen.

Adrian pun mengapresiasi sikap besar hati Ketua PWI Sulut saat itu, Voucke Lontaan, yang merangkul semua pihak pasca-konflik.

“Dia berjiwa besar. Sudah saya lawan dua kali dengan serangan yang sangat keras, tapi tetap dirangkul. Ini jarang terjadi di organisasi mana pun. Tapi itulah dinamika organisasi,” ujarnya.

Ia juga mengenang pernyataan Vanny Loupatty alias Maemossa Maemossa, dalam sebuah rapat daring PWI Pusat, yang menegaskan bahwa konflik bukan berasal dari daerah.

“Yang salah bukan kami di Sulut. Saya dan Voucke tidak ada masalah. Kami hanya menjalankan tugas dari PWI Pusat saat itu,” kata Adrian mengutip pernyataan tersebut.
Namun yang paling membekas adalah pesan terakhir Zulmansyah yang dikirim melalui WhatsApp, menjelang akhir hayatnya.

“Jabatan bertukar silih berganti, persahabatan dan silaturahmi sampai mati… Torang basudara.”

Pesan sederhana itu kini menjadi pengingat kuat tentang nilai persahabatan, loyalitas, dan kebersamaan dalam organisasi.

“Saya tidak akan pernah melupakan pesan itu sampai mati,” tutur Adrian dengan suara bergetar.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan duka mendalam sekaligus rasa terima kasih kepada almarhum.

“Saya pribadi turut berdukacita dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kebaikan almarhum. Selamat jalan, Bapak Sekjen,” tutupnya.

Berita Terkait

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:17

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:15

DUA TERDUGA PENGANIAYAAN DI PASAR TENTE, DISERAHKAN KELUARGA KE POLRES BIMA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:02

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:32

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:37

GRIB-JAYA KOTA BIMA RESMI LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA KE POLRES KOTA BIMA — UNIT TIPIKOR

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:34

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:39

WARUNG DI LINGKUNGAN RSUD KOTA BIMA DIBOBOL PENCURI, RUGI HINGGA Rp7,75 JUTA

Berita Terbaru