RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

GEMPAR! IBU LILIS: “PIHAK DINAS PUN MAU UANG” Kadis Syahid Bantah Keras: Itu Bohong! BAPEKA Desak Buktikan Kebenaran

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 11:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOMPU //TintaPos.Com// – Kasus dugaan pemerasan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) oleh PT Sukses Mandiri Utama (SMU) semakin mengguncang publik. Terungkap skema mencurigakan dimana uang yang seharusnya menjadi hak korban, justru dikaitkan dengan permintaan kepada pihak dinas, hingga memicu bantahan keras dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Dompu.

 

AWAL PERISTIWA: PENGEMBALIAN UANG KORBAN

Awal mula persoalan ini terungkap sesuai informasi yang disampaikan Ketua Umum BAPEKA-NTB, Tasrif.

Berawal pada Selasa, 28 April 2026, pihak perusahaan melakukan perhitungan pengembalian uang kelebihan pembayaran yang sebelumnya diperas dari 4 orang korban CPMI.

Ketua Tasrif dan Sekjen Adim yang mewakili keluarga korban serta bertindak sebagai pelapor, hadir di kantor cabang PT SMU Bima untuk melakukan klarifikasi terkait kerugian dan pengembalian dana tersebut.

Diketahui, uang yang berhasil dikembalikan oleh perusahaan sebesar Rp 4.600.000,- per orang. Dari uang tersebut, para korban dengan tulus ikhlas memberikan Rp 1.000.000,- per orang sebagai tanda terima kasih dan apresiasi kepada BAPEKA-NTB yang telah berjuang keras memulihkan hak mereka.

 

PROSES ANEH: MEDIASI TERTUTUP TANPA KORBAN

Masalah ini memanas ketika proses mediasi berjalan dengan cara yang sangat mencurigakan.

Saat pertemuan berlangsung, pihak BAPEKA dan korban justru tidak dihadirkan di ruang rapat. Korban disuruh menunggu di luar atau di kantor cabang, sementara yang masuk rapat tertutup hanya perwakilan Dinas dan Perusahaan.

Setelah berjam-jam, barulah korban disuruh masuk untuk penyerahan uang. Padahal, kesepakatan yang dibicarakan sebelumnya tidak pernah direalisasikan dan hanya menjadi modus belaka. Pihak BAPEKA pun hanya dikonfirmasi lewat telepon dengan alasan “sudah ada kesepakatan”, padahal faktanya tidak demikian.

 

TERBONGKAR! PERNYATAAN MENGERIKAN IBU LILIS

Fakta kejam ini akhirnya terbongkar saat Sekjen Adim mengonfirmasi terkait uang pemberian korban melalui pesan chat kepada Ibu Lilis.

Baca Juga:  Aktivis Pemuda Mahasiswa Soroti Mandeknya Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Siswi di Lewa

Dari percakapan tersebut, Ibu Lilis mengeluarkan kalimat yang mengejutkan:

“Bukan kamu saja yang dikasih uang. PIHAK DINAS PUN MAU UANG.”

Kalimat ini seolah menegaskan bahwa ada permintaan atau pembagian uang yang juga ditujukan untuk oknum di lingkungan dinas.

Tak hanya itu, Ibu Lilis justru bersikap agresif dan mengancam akan melaporkan Adim.

“Saya akan laporkan kamu ke Polisi sampai Polda!” ancamnya.

Menanggapi ancaman tersebut, Adim menjawab dengan tegas:

“Mau laporkan apa? Kami tidak memeras, kami justru meminta dan memperjuangkan HAK RAKYAT! Jangan memutarbalikkan fakta. Ingat, MASIH BANYAK KASUS LAIN yang kami simpan. Jangan main api dengan kami!”

 

KADIS SYAHID BANTAH: “ITU BOONG, TUNJUKKAN BUKTI!”

Merespons tuduhan yang menyebutkan pihak dinas juga menerima uang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dompu, H. Abdul Syahid, membantah keras saat dikonfirmasi awak media.

“Saya bantah keras tuduhan itu. Tugas kami hanya memfasilitasi pihak-pihak terkait, bukan menerima uang. Itu semua bohong besar. Kalau benar kami ambil uang, silakan TUNJUKKAN BUKTINYA!” tegasnya dengan nada tinggi.

 

ULTIMATUM BAPEKA: PANGGIL IBU LILIS & TUTUP PERUSAHAAN!

Mendengar bantahan tersebut, BAPEKA-NTB memberikan ultimatum keras kepada pihak Dinas.

“Kalau dinas mengaku tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa, segera PANGGIL IBU LILIS untuk dimintai keterangan dan buktikan kebenaran ucapannya. Kalau benar ada suap atau aliran dana, proses hukum! Tapi kalau tuduhan ini terbukti fitnah atau ada permainan, SEGERA TUTUP AKTIVITAS PT SMU DI WILAYAH DOMPU!”

“Kami juga akan minta edaran resmi ke Pemprov dan Disnaker Kota Bima agar perusahaan ini DILARANG BEROPERASI di seluruh NTB. Tuduhan yang menyeret nama baik pemerintah ini sudah menjatuhkan citra daerah, harus ada kepastian hukum yang jelas!” pungkas Ketua Tasrif.

Red.

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Berita Terbaru