Polda Sumsel Tanam 10.000 Pohon sebagai Warisan Hijau untuk Generasi Mendatang

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 04:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG //TintaPos.Com// — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan meluncurkan Gerakan Penanaman 10.000 Pohon yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumsel sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., tersebut menjadi simbol komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun budaya kepedulian terhadap keberlanjutan alam.

Peluncuran gerakan penghijauan dipusatkan di Stadion Wirabhakti Komplek Paakri Palembang pada Minggu (28/6/2026), bersamaan dengan kegiatan olahraga bersama yang diikuti jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan, personel kepolisian, serta keluarga besar Polri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel, dilanjutkan pelepasan peserta jalan sehat oleh Kapolda Sumatera Selatan bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan. Setelah senam bersama, Kapolda Sumsel bersama jajaran Pejabat Utama melaksanakan penanaman pohon secara simbolis sebagai tanda dimulainya Gerakan Penanaman 10.000 Pohon di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

Sebanyak 10.000 bibit pohon sebelumnya telah didistribusikan oleh Biro SDM Polda Sumsel kepada 19 satuan kerja dan Polres jajaran untuk ditanam secara serentak di berbagai lokasi strategis. Gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup, memperluas ruang terbuka hijau, serta memberikan manfaat ekologis jangka panjang bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga memperlihatkan kepedulian Polri terhadap isu pelestarian lingkungan. Penanaman pohon diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, memperkuat resapan air, mengurangi risiko kerusakan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Baca Juga:  Harga Plastik Naik, DLH Kota Bima Imbau Masyarakat Kurangi Plastik Sekali Pakai

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

“Melalui Gerakan Penanaman 10.000 Pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi menjadi warisan hijau yang akan memberikan manfaat bagi anak cucu kita di masa depan,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan penghijauan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

“Polri hadir bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga berkontribusi menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari. Gerakan penanaman pohon ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polda Sumatera Selatan dalam mendukung masa depan yang lebih hijau, sekaligus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian alam,” ungkap Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui Gerakan Penanaman 10.000 Pohon, Polda Sumatera Selatan berharap semangat kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat sehingga tercipta keseimbangan antara pembangunan, pelestarian alam, dan kualitas hidup masyarakat yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari
Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi
Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang
Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan
Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan
KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk
Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:27

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:50

Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:26

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:37

KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:04

Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Berita Terbaru