BIMA-//Tintapos.com//-Jumat 2 Oktober 2026
Ketua Umum DPP Garda Muda Revolusioner (GMR), Hamdin NTB, menyoroti gangguan jaringan pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bima yang disebut telah berlangsung selama tiga hari.
Hamdin menilai kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga yang datang ke kantor Dukcapil untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan.
“Gangguan jaringan yang berlangsung hingga tiga hari tentu menjadi persoalan serius karena masyarakat membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan secara cepat dan pasti. Jangan sampai masyarakat yang sudah datang harus menunggu tanpa mendapatkan kepastian,” ujar Hamdin.
Menurut Hamdin, pemerintah daerah melalui Dinas Dukcapil Kabupaten Bima perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab gangguan jaringan, kendala yang dihadapi, serta langkah konkret yang sedang dilakukan untuk memulihkan pelayanan.
Ia juga mempertanyakan bentuk pelayanan alternatif yang diberikan kepada masyarakat selama sistem jaringan mengalami gangguan. Menurutnya, apabila pelayanan berbasis sistem sedang terkendala, harus ada langkah penanganan yang jelas sehingga masyarakat tidak dibiarkan datang, menunggu, kemudian kembali tanpa kepastian.
“Kalau jaringan bermasalah, masyarakat harus diberikan informasi dan solusi. Jangan hanya mengatakan jaringan rusak, tetapi tidak ada langkah lain yang ditawarkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Hamdin meminta pihak Dukcapil Kabupaten Bima segera melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan memastikan masyarakat tetap memperoleh informasi yang transparan selama gangguan berlangsung.
DPP GMR juga mendorong agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut karena pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Yang kami soroti adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan dan kepastian. Pemerintah harus hadir ketika terjadi kendala pelayanan, bukan membiarkan masyarakat menghadapi ketidakpastian,” pungkas Hamdin.
Sampai berita ini diturunkan, informasi mengenai penyebab pasti gangguan jaringan dan langkah alternatif pelayanan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bima masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait.



















