RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Apresiasi Penjaga Tradisi, Pemkab Banyuwangi Gelar Program Tali Asih 2026

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi //Tintapos//- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para penjaga api tradisi. Melalui Program Tali Asih, pemkab memberikan apresiasi nyata kepada ratusan insan kreatif yang selama ini konsisten melestarikan nilai-nilai lokal di Bumi Blambangan.

Agenda rutin tahunan ini digelar dengan khidmat di Pelinggihan Prabu Tawang Alun, Kantor Disbudpar Banyuwangi, Kamis (12/3/2026). Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara para pemangku kebijakan dengan para seniman, budayawan, hingga penggerak ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung identitas daerah.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dalam laporannya menyebutkan, sebanyak 100 orang undangan hadir dalam kesempatan tersebut. Para penerima penghargaan ini dikurasi dari berbagai klasifikasi seni dan sektor pariwisata yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

Penerima tali asih ini mencakup spektrum yang luas, mulai dari penari tradisional yang lincah, seniman musik yang menjaga nada-nada khas Osing, praktisi pewayangan, hingga para pelaku seni rupa. Tak ketinggalan, unsur pemberdayaan masyarakat seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) juga turut mendapat jatah apresiasi.

Dalam sambutannya, Plt Kadisbudpar menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan formalitas. Lebih dari itu, ini adalah upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Banyuwangi agar tetap kokoh di tengah gempuran modernisasi.

Baca Juga:  Kanwil BPN Jatim-Pemkab Jember perkuat koordinasi lahan baku sawah

“Semoga program ini dapat menjadi semangat dan memupuk kreativitas serta memperdalam pemahaman estetika karya putra-putri daerah,” ujar Plt Kadisbudpar saat memberikan sambutan resmi di hadapan para tokoh seni yang hadir.

Stimulus ini diharapkan mampu memicu lahirnya inovasi-inovasi baru dari tangan anak muda Banyuwangi. Pemerintah ingin para seniman terus bereksplorasi menciptakan karya yang relevan dengan zaman namun tetap berpijak kuat pada akar tradisi asli daerah.

Asis Marsuki, seorang penari jaranan asal Kecamatan Glagah yang menjadi salah satu penerima, mengaku sangat bersyukur. Baginya, pengakuan dari negara terhadap profesi seniman tradisional di tingkat desa sangatlah krusial untuk menjaga moralitas dan semangat kerja para penggiat seni.

“Dengan adanya apresiasi ini, saya menjadi lebih semangat untuk terus berkarya dan melestarikan seni jaranan,” tegas Asis dengan nada optimis saat ditemui seusai acara pemberian tali asih tersebut.

Senada dengan Asis, Nimas Ajeng Diah, seorang penari Gandrung asal Kecamatan Cluring, memandang program ini sebagai bentuk sinergi yang harmonis. Ia berharap langkah pemkab ini membawa dampak kesejahteraan yang merata. “Semoga ini menjadi berkah bagi semua pelaku seni di Banyuwangi,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

KEJANGGALAN PEMANGKASAN ANGGARAN REHABILITASI RUANG MANAJEMEN RSUD: DPRD BENTUK TIM KHUSUS, AKAN DIPERTAYANKAN KENAPA TIDAK ADA SURAT RESMI KE DEWAN
DPP BAPEKA-NTB Lapor Dugaan Penyimpangan Proyek Rehabilitasi Ruang Manajemen RSUD Kota Bima Senilai Rp946 Juta ke Kejaksaan Negeri Bima
DISETEL RAPI! DUGAAN KONSPIRASI TAPD & BPBJ KOTA BIMA “SUNAT” ANGGARAN RSUD RATUSAN JUTA RUPIAH,TIDAK ADA PEMBERITAHUAN DPRD
SKANDAL PENGADAAN KOTA BIMA: BAPEKA-NTB SOROT REKAYASA PEMANGKASAN ANGGARAN SERTA PELANGGARAN PROSEDUR
DPC BAPEKA-NTB DIDUKUNG LEMBAGA DAKWAH NURUL SIRAJ, AKAN MELAYANGKAN SOMASI KERAS KEPADA CAMAT SAPE: PASAR MALAM DIDUGA SARANG JUDI BERKEDOK PERMAINAN KETANGKASAN, DIMINTA TINDAK TEGAS DALAM 3X24 JAM
Ketua Umum DPP GARDA MUDA REVOLUSIONER Kecam Dugaan Pelanggaran Aturan Periodisasi Kepala Sekolah oleh Bupati Bima
NASIB IRONIS IBU YULIANTI: KORBAN PERSELINGKUHAN MALAH DILAPORKAN DAN DIMINTA UANG RUGI RP25 JUTA
SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:32

Jadi Pembina Upacara di SMA N 1 Cerenti Serda Jama Anur Mengajak Siswa Siswi untuk Tidak Lakukan Bullying

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:56

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:11

Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:09

Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06

Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:33

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:32

Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:06

Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama

Berita Terbaru