BANYUWANGI //Tintapos.com// – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menggelar tes narkoba secara mendadak terhadap 34 pegawai operasional di wilayah Ketapang, Banyuwangi pada Selasa (3/3/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Stasiun Ketapang itu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyuwangi.
Tes tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk mengetahui kondisi riil para petugas di lapangan. Pegawai yang menjalani pemeriksaan merupakan petugas yang terlibat langsung dalam operasional perjalanan kereta api. Mereka berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Depo Kereta, Depo Lokomotif, Resort Sintelis (Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik), serta Stasiun Ketapang.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja, khususnya bagi petugas yang berhubungan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta api.
“Keselamatan perjalanan kereta api sangat bergantung pada kesiapan dan kondisi petugas di lapangan. Karena itu, kami memastikan seluruh pekerja dalam kondisi fit dan bebas dari narkoba,” kata Cahyo dalam keterangan tertulis, Selasa. Apalagi, jelang memasuki arus mudik dan balik Lebaran 2026. Cahyo menjelaskan, apabila ditemukan hasil positif, perusahaan akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk kemungkinan penggunaan obat medis tertentu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba. KAI Daop 9 Jember menyatakan bahwa tes serupa akan dilakukan secara berkala di berbagai wilayah kerja sebagai langkah preventif sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkoba di sektor transportasi publik.
(Tim/Tintapos).






















