RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

ASN Jember Tidak Loyal Pada Konstitusi,Di Undang Resmi Wakil Bupati.Malah Tidak Hadir,Kemana ?

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Agenda rakor bersama pejabat pemkab Jember gagal karena sampai jam 11.00 WIB tidak ada satupun pejabat pemkab Jember hadir memenuhi undangan resmi Wabup. Rapatpun digelar diruang kerja Wabup bersama unsur Forkopimda atau yang mewakili antara lain Brigif 9 Kostrad, Kodim 0824 Jember, Wakapolres Jember, Yonif 509, Secaba Rindam Brawijaya dan Yon Armed 8.

Pada saat Bupati Jember Gus Fawait melaksanakan umroh, wakil bupati Djoko Susanto menggelar rakor mengundang seluruh kepala OPD, Sekretaris OPD, Camat, Sekcam serta stakeholder terkait guna membahas penanganan banjir, evaluasi pengawasan program makan bergizi gratis (MBG) serta konsolidasi hierarki pemerintahan dan penegakan disiplin ASN selama Bupati berhalangan sementara di aula bawah barat, Senin 02/03/2026.

Wabup Djoko menyampaikan bahwa rapat digelar sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengingat Bupati Jember, Muhammad Fawait, sedang menjalankan ibadah umroh.

Wabup Djoko Susanto juga menyebut telah mendapat konfirmasi dari Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri bahwa selama Bupati menjalankan ibadah, tugas pemerintahan dilaksanakan oleh Wakil Bupati. Di diktum izin, berdasar penjelasan Dirjen Otda, selama Bupati menjalankan ibadah umrah, tugas-tugas pemerintahan dijalankan oleh Wakil Bupati. Jadi, clear sebetulnya saya mengundang rapat dalam kapasitas perintah undang-undang,” ungkap Djoko.

Ketidakhadiran para pejabat pemkab Jember ini membuat Djoko prihatin. “Kesimpulannya mereka tidak taat konstitusi. Kira-kira seperti itu dan ini menjadi catatan serius,”. Aparatur sipil negara (ASN) seharusnya loyal terhadap konstitusi. “Ini yang harus menjadi pembelajaran kita bersama, bahwa menjalankan pemerintahan adalah amanat undang-undang,” terang Djoko Susanto.

Baca Juga:  Loyalitas Daerah Jadi Momentum Di Hari Otonomi Daerah

Fokus Penanganan Banjir
Dalam rapat tersebut, Wabup menegaskan perlunya langkah cepat dan terkoordinasi dalam menangani banjir akibat curah hujan tinggi. Ia meminta OPD terkait memastikan status serah terima sarana dan prasarana Perumahan Bumi Indah Tegal Besar (BITB).

Jika belum diserahkan, pengembang wajib menyerahkan dalam kondisi baik atau memperbaiki terlebih dahulu. Jika sudah, maka menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” tegasnya.

Wabup juga meminta koordinasi lintas kewenangan, khususnya terkait aliran sungai Bedadung yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, guna mitigasi jangka pendek dan panjang.

Pengawasan Ketat Program MBG
Terkait MBG, Wabup menekankan bahwa persoalan terletak pada aspek pelaksanaan di lapangan, bukan pada substansi program.

Dinas Kesehatan diminta memperketat pengawasan hygiene-sanitasi dan kualitas gizi makanan yang diproduksi SPPG, sementara Dinas Pendidikan memastikan distribusi tepat sasaran. Sekolah penerima manfaat juga diminta aktif melakukan pengawasan serta melaporkan jika terjadi ketidaksesuaian.

“Negara menggaji anda bukan untuk menjadi pengikut individu, tetapi untuk menjadi pelayan rakyat. Saya berdiri di sini bersama Muspida untuk menjamin hukum tetap tegak,” ujarnya.

Meski rapat koordinasi tidak dihadiri para undangan dari unsur perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas pemerintahan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, pungkas Wabup Djoko Susanto.

Penegasan Komitmen di hadapan Forkopimda dan awak media, Wabup menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.(pal)

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru