Banyuasin //TintaPos.Com.//Kedatangan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Banyuasin bersama sejumlah staf ke Dinas Pendidikan Banyuasin, Rabu (25/2/2026), menuai polemik setelah videonya viral di media sosial.
Direktur Eksekutif Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Feri Kurniawan menilai langkah tersebut sarat kepentingan dan berpotensi melindungi pihak tertentu.
Feri menilai kehadiran Kasi Pidsus Giovani dan rombongan untuk menemui wartawan serta LSM yang tengah melakukan konfirmasi terkait dugaan temuan anggaran honor guru tahun 2024–2025 di SD Negeri 19 Betung, terkesan tidak profesional.
Ia menduga ada upaya melindungi kepala sekolah yang menjadi sorotan, karena diduga memiliki hubungan keluarga dengan salah satu staf di bidang Pidsus.
Menurutnya, jika benar kedatangan tersebut dikaitkan dengan dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terkait pemerasan oleh oknum LSM, maka hal itu bukan menjadi ranah Kejaksaan,






















