Kejam Tak Mau Selesaikan Pembayaran, Masyarakat Akan Datangi Rumah Dinas Bupati Bima

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA , NTB //TintaPos.Com// – Sejumlah masyarakat Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, yang bekerja sebagai buru dan pengakut, mengaku mengalami kerugian karena pihak yang diduga terkait dengan PT Citra Nusa Persada belum menyelesaikan pembayaran ongkos truk maupun upah yang menjadi kewajiban. Permasalahan ini menyangkut beberapa proyek pemerintah Kabupaten Bima, yaitu proyek pengaspalan jalan desa Cenggu dan Nata, serta pekerjaan buru pada proyek Talug di wilayah Sape, Wawo, dan area bandara.

Mereka telah melakukan berbagai upaya untuk menghubungi pihak yang dianggap bertanggung jawab. Sehari sebelumnya, dalam aksi yang dilakukan mereka bertemu dengan Ilham yang mengaku sebagai direktur pihak terkait. “Kami ditawari upah hanya setengahnya saja yang bisa dibayarkan, katanya sesuai instruksi bos pusat. Kalau tidak mau ya sudah, silakan laporkan ke polisi, ini hanya urusan utang piutang,” terang Ilham kepada pekerja. Namun tanggapan tersebut tidak memuaskan dan tidak diikuti langkah konkret untuk penyelesaian.

Kemudian pada aksi yang digelar hari Rabu lalu, tidak satupun pihak terkait yang menanggapi persoalan tersebut. Akhirnya, masyarakat melakukan penyegelan kantor pihak terkait dan melaporkan ke Polres Bima Kota terkait tindak pidana penipuan, sebagai bentuk penegasan atas tuntutan mereka.

Baca Juga:  Sangat Memalukan! Adi Tovan Soroti Disegelnya Proyek Pemerintah: Ini Bentuk Kegagalan Nyata

“Kami selama ini selalu ditipu oleh orang perusahaan, bahkan sudah melaporkannya ke berbagai tempat. Siapa lagi tempat kami mengeluh kalau bukan Bapak Bupati, karena proyek yang dikerjakan adalah proyek pemerintah,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan ekonomi, terutama bagi mereka yang memiliki ketergantungan finansial pada pembayaran tersebut. Akibatnya, mereka berencana datang ke rumah dinas Bupati Bima untuk menyampaikan keluhan dan meminta campur tangan agar masalah ini mendapatkan penyelesaian yang adil.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah Kabupaten Bima terkait pernyataan Ilham, penyegelan kantor, pelaporan ke polisi, dan rencana aksi masyarakat. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat melakukan mediasi dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi serta pihak terkait memenuhi kewajiban pembayaran.

Red.
(Adim-Kaperwil NTB )

Berita Terkait

Polres Kuansing Musnahkan 161,51 Gram Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket
Polsek Kuantan Tengah Tindak 5 Unit Mesin Robin Diduga Digunakan Untuk Aktivitas PETI Ilegal di Pintu Gobang Kari
Polres Kuansing Tindak PETI di Dua Lokasi, 5 Mesin Robin Dimusnahkan dan 2 Unit Diamankan
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Mesin PETI di Desa Pantai
Berita ini 473 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Kamis, 24 September 2026 - 01:08

Polsek Sekayu Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Lumpatan II Muba

Senin, 21 September 2026 - 18:13

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Pinang, Api Masih Sisakan Asap

Kamis, 10 September 2026 - 11:44

Karhutla Banyuasin Capai 26,5 Hektare, Polda Sumsel Fokus Padamkan dan Dinginkan Area Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru