RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Khotbah Idulfitri Banyuwangi: Prof Mundakir Soroti Kesehatan Mental di Era Digital

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi //Tintapos.com// – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jumat (20/3/2026). Ribuan jamaah yang hadir mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan, sekaligus mendengarkan khotbah yang disampaikan oleh Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Prof. Dr. Mundakir, M.Kep.

Dalam khotbahnya yang mengangkat tema “Menjaga Hikmah Puasa Ramadan untuk Kesehatan Mental di Era Digital”, Mundakir menegaskan, Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum refleksi atas keberhasilan umat Islam dalam menjalani pendidikan spiritual selama bulan Ramadan.

“Kemenangan Idulfitri bukan hanya ditandai dengan selesainya puasa, tetapi dengan meningkatnya kualitas ibadah dan kesehatan kita—baik fisik, mental, sosial, maupun spiritual,” ujarnya di hadapan jamaah.

Puasa sebagai Transformasi Diri
Dia menjelaskan bahwa ibadah puasa seharusnya membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baik selama Ramadhan seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, hingga menahan amarah harus terus dijaga setelah bulan suci berlalu.

Menurutnya, budaya saling memaafkan di hari raya juga menjadi bagian penting dari penyucian diri. Mundakir mengutip hadis Nabi Muhammad saw, bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik yang bersalah adalah mereka yang bertaubat.

“Hanya orang yang sombong yang enggan meminta dan memberi maaf. Idulfitri mengajarkan kita untuk kembali menjadi manusia yang rendah hati dan pemaaf,” tegasnya.

Baca Juga:  Mobilitas Penumpang Kereta di Jember Masih Tinggi di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2026

Dalam khutbahnya, Prof. Mundakir juga menyoroti fenomena global terkait kesehatan mental di era digital. Ia menyebut bahwa kemajuan teknologi justru menghadirkan tantangan baru berupa tekanan psikologis akibat arus informasi yang tidak pernah berhenti.

Mengutip data WHO, ia menyampaikan bahwa miliaran orang di dunia kini menghadapi persoalan kesehatan mental, termasuk meningkatnya kecanduan media sosial di kalangan remaja.

“Kita hidup di era hyperconnectivity, tetapi justru banyak manusia mengalami kesepian, kecemasan, dan kehilangan makna hidup,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa Islam melalui ibadah puasa telah memberikan solusi komprehensif untuk menjaga kesehatan mental manusia.

Tiga Hikmah Puasa bagi Kesehatan Mental
Dalam penjelasannya, Prof. Mundakir menguraikan tiga hikmah utama puasa Ramadhan dalam menjaga kesehatan jiwa di era modern.

Pertama, puasa melatih pengendalian diri. Dia menegaskan bahwa salah satu akar masalah kesehatan mental adalah lemahnya kontrol diri. Puasa, menurutnya, menjadi latihan terbaik untuk menahan hawa nafsu dan mengendalikan impuls.

“Puasa adalah perisai. Ia melindungi manusia dari ledakan emosi, kecanduan, dan perilaku destruktif,” jelasnya.

(Tim)

Berita Terkait

Jadi Pembina Upacara di SMA N 1 Cerenti Serda Jama Anur Mengajak Siswa Siswi untuk Tidak Lakukan Bullying
PLH Sekda Kuansing Muradi, M.Si Resmi Tutup Pacu Jalur Rayon IV Kecamatan Gunung Toar
Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49

KEJANGGALAN PEMANGKASAN ANGGARAN REHABILITASI RUANG MANAJEMEN RSUD: DPRD BENTUK TIM KHUSUS, AKAN DIPERTAYANKAN KENAPA TIDAK ADA SURAT RESMI KE DEWAN

Senin, 27 Juli 2026 - 04:24

DPP BAPEKA-NTB Lapor Dugaan Penyimpangan Proyek Rehabilitasi Ruang Manajemen RSUD Kota Bima Senilai Rp946 Juta ke Kejaksaan Negeri Bima

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:20

DISETEL RAPI! DUGAAN KONSPIRASI TAPD & BPBJ KOTA BIMA “SUNAT” ANGGARAN RSUD RATUSAN JUTA RUPIAH,TIDAK ADA PEMBERITAHUAN DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:48

DPC BAPEKA-NTB DIDUKUNG LEMBAGA DAKWAH NURUL SIRAJ, AKAN MELAYANGKAN SOMASI KERAS KEPADA CAMAT SAPE: PASAR MALAM DIDUGA SARANG JUDI BERKEDOK PERMAINAN KETANGKASAN, DIMINTA TINDAK TEGAS DALAM 3X24 JAM

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:20

Ketua Umum DPP GARDA MUDA REVOLUSIONER Kecam Dugaan Pelanggaran Aturan Periodisasi Kepala Sekolah oleh Bupati Bima

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:51

NASIB IRONIS IBU YULIANTI: KORBAN PERSELINGKUHAN MALAH DILAPORKAN DAN DIMINTA UANG RUGI RP25 JUTA

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:46

SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:52

Tak Ada Tanggapan, Aliansi Pemuda Lakukan Penyegelan SDN 4 Sape; Ahli Waris: Tanah Wasiat Belum Dapat Penggantian Layak

Berita Terbaru