MBG dan KMP Bisa Jadi Proteksi Dampak Perang Iran Vs Israel – AS

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – ​Bupati Jember Muhammad Fawait menyoroti bagaimana ketergantungan pada perdagangan internasional dan fluktuasi harga komoditas energi akan menjadi tantangan baru bagi stabilitas ekonomi nasional.

Kepala daerah yang baru saja promosi Doktor Ilmu Ekonomi dan Bisnis di Universitas Airlangga itu meyakini, meski ancaman krisis global mulai nyata, penguatan sektor ekonomi informal dan domestik, dapat menjadi bantalan ekonomi daerah.

Konflik bersenjata yang pecah di Timur Tengah, antara Iran dan Irael berserta Amerika Serikat (AS), diprediksi akan membawa dampak sistemik terhadap tatanan ekonomi global.

Tidak terkecuali bagi Indonesia dan beberapa daerah yang sedang memacu pergerakan dan pertumbuhan ekonominya.

Menurut dia, s​istem ekonomi terbuka yang dianut Indonesia menyebabkan dinamika ekspor-impor sangat sensitif terhadap gangguan keamanan di jalur perdagangan dunia.

Salah satunya membuat kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu variabel yang paling dikhawatirkan karena dapat memicu efek domino pada harga kebutuhan pokok di tingkat nasional dan lokal.

​”Apa pun yang terjadi di sebuah negara pasti akan berpengaruh kepada kondisi secara global, termasuk dalam konteks ekonomi. Kita tahu bahwa negara-negara, termasuk Indonesia, hari ini menganut open economics dengan adanya ekspor-impor,” kata Muhammad Fawait, saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini di tanah suci, di sela-sela melakukan ibadah Umrah, (26/01/2026) waktu setempat.

Baca Juga:  Polres Bitung Ungkap Kasus Ganja 3,38 Gram di Pelabuhan Samudera, Satu Pelaku Diamankan

Terlebih lagi, kebijakan pemerintah pusat hari ini yang berfokus pada pengembangan UMKM, seperti program Koperasi Merah Putih (KMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai sebagai langkah proteksi yang tepat.

​”Saya yakin dengan kebijakan pemerintah pusat yang hari ini fokus kepada pengembangan UMKM, contoh lewat Koperasi Merah Putih, lewat MBG, saya yakin kalaupun berpengaruh tapi pengaruhnya tidak signifikan karena kita tahu bahwa krisis dunia di Indonesia bisa segera teratasi berdasarkan sejarah karena Indonesia memiliki permintaan domestik yang besar,” jelas dia.

Melalui penguatan sektor bawah, dampak dari penurunan volume perdagangan global diharapkan tidak akan terlalu signifikan dirasakan oleh masyarakat kecil, termasuk di level daerah seperti di Jember.

“Adanya kondisi peperangan atau dinamika seperti yang terjadi di Iran, ini tentu akan mengakibatkan banyak dampak, sektor-sektor ekonomi dunia akan terpengaruh, termasuk ekonomi Indonesia. Kalau ada hal-hal yang tidak kondusif, pasti pemerintah akan mengambil kebijakan-kebijakan yang taktis. Mudah-mudahan situasi kembali bisa segera damai dan kondusif,” pungkas Politisi Partai Gerindra itu.

Ia juga cukup optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghidupkan sektor informal akan menjaga daya beli masyarakat.
Penekanan pada ekonomi rakyat ini menjadi kunci utama agar perekonomian tetap mampu bertahan di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dunia yang kian memanas. (redjatim)

Berita Terkait

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Rakit PETI di Sekitar Venue Dayung Kebun Nopi
Polsek Cerenti Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Batang Kuantan, Dua Rakit Dimusnahkan
Kapolres Kuansing Pimpin Apel Siaga Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tekankan Kesiapsiagaan Personel
Polsek Kuantan Hilir Tangkap DPO Kasus Narkotika, Sita Sejumlah Barang Bukti
RAT KOPSBARA Bersama Dinas Koperasi Muara Enim
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial
Semangat Membara, Tim AH03 Football Club Kuantan Singingi Bertolak ke Tour Nasional Semarang 2026
Kayu Tumbang di Hutan Lindung Egon Ilimedo Bukan Barang Dagangan: WALHI NTT dan WTM Desak Penegakan Hukum dan Transparansi Pengelolaan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:02

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:32

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:37

GRIB-JAYA KOTA BIMA RESMI LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA KE POLRES KOTA BIMA — UNIT TIPIKOR

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:34

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:39

WARUNG DI LINGKUNGAN RSUD KOTA BIMA DIBOBOL PENCURI, RUGI HINGGA Rp7,75 JUTA

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:41

Acara Kenal Pamit Polda Sumsel Jadi Momentum Penguatan Integritas dan Pengabdian Bersama Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:30

Kapolda Sumsel Instruksikan Pejabat Baru Langsung Bekerja Kawal Agenda Nasional dan Kamtibmas

Berita Terbaru

Berita

RAT KOPSBARA Bersama Dinas Koperasi Muara Enim

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:11