Pemda Kutai Kartanegara bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga Pangan Turun langsung Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutai Kartanegara //TintaPos.Com// – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga Pangan melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Tenggarong, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan harga pangan tetap stabil serta ketersediaan pasokan tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemantauan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dengan menyasar sejumlah pedagang bahan pokok yang berada di area pasar. Tim yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan anggota Satgas Saber dari Badan Pangan Nasional turun langsung untuk mengecek harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, serta bawang merah dan bawang putih.
Anggota Satgas Saber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Yudhi, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi harga di tingkat pedagang sekaligus memastikan tidak ada praktik penjualan yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar harga komoditas pangan masih terpantau relatif stabil. Beberapa bahan pokok memang mengalami sedikit fluktuasi, tetapi secara umum masih berada dalam batas yang wajar,” ujar Yudhi saat ditemui di sela kegiatan.
Menurutnya, pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat.

Ia menjelaskan, Kepala Badan Pangan Nasional telah menginstruksikan agar pengawasan terhadap harga pangan diperketat selama periode Februari hingga April. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar di berbagai daerah.

Baca Juga:  BAZNAS KOTA BIMA UCAPKAN DIRGAHAYU HUT RI KE-81: INDONESIA BERDAULAT, ADIL DAN MAKMUR  

“Periode menjelang Ramadan hingga Idulfitri biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok. Karena itu pengawasan perlu diperkuat agar harga tetap terkendali dan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar,” jelasnya.

Selain memantau harga, tim juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan barang yang masuk ke pasar. Dari hasil komunikasi tersebut diketahui bahwa distribusi bahan pokok hingga saat ini masih berjalan normal dan tidak ditemukan adanya kelangkaan komoditas tertentu.

Yudhi menegaskan bahwa Satgas Saber akan terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah pasar tradisional maupun pusat distribusi pangan lainnya di wilayah Kutai Kartanegara. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan pedagang yang menjual komoditas pangan melebihi HET tanpa alasan yang jelas, maka pihaknya tidak akan ragu memberikan teguran sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami tentu berharap para pedagang bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga. Tujuannya agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan, khususnya menjelang Idulfitri,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri menyatakan komitmennya untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar tradisional. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, diharapkan kestabilan harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri mendatang.

Penulis : Anggi Triomi

Berita Terkait

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!
MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA
 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI
SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE
KETUA KOMISI I DPRD KOTA BIMA HADIRI HUT KE-81 TNI: PERKUAT SINERGI, JAGA KEDAULATAN DAN KETENANGAN DAERAH
Hadiri Parade HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Tekankan Soliditas TNI-Polri
REAKSI KERAS KORWIL KSBSI NTB / KETUA DPC FSBSI BIMA ATAS PUTUSAN MA LALU: SOMASI PONPES IMAM SAFI’I KOTA BIMA DAN SERET OKNUM PNS PELANGGARAN BERAT KE BKN, KEMENDAGRI, DAN POLDA NTB
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49

 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:37

MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

KETUA KOMISI I DPRD KOTA BIMA HADIRI HUT KE-81 TNI: PERKUAT SINERGI, JAGA KEDAULATAN DAN KETENANGAN DAERAH

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:49

Hadiri Parade HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Tekankan Soliditas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:23

REAKSI KERAS KORWIL KSBSI NTB / KETUA DPC FSBSI BIMA ATAS PUTUSAN MA LALU: SOMASI PONPES IMAM SAFI’I KOTA BIMA DAN SERET OKNUM PNS PELANGGARAN BERAT KE BKN, KEMENDAGRI, DAN POLDA NTB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:32

Ketua Umum DPP GMR Soroti Gangguan Jaringan Dukcapil Kabupaten Bima, Sudah Tiga Hari Masyarakat Menanti Kepastian Pelayanan

Berita Terbaru