Pengerjaan Jembatan Sentong Bondowoso Dimulai, Pejalan Kaki Masih Bisa Melintas

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, //Tintapos.com// – Proyek penggantian Jembatan Sentong, Bondowoso resmi dimulai pada Rabu (15/4/2026). Tahap awal pekerjaan ditandai dengan aktivitas pengeboran menggunakan alat berat di lokasi.

Meski pengerjaan konstruksi telah berjalan, jembatan lama belum dibongkar sepenuhnya. Kondisi ini membuat warga masih dapat melintas, khususnya pejalan kaki.

Berdasarkan pantauan Tintapos.com di lapangan, arus lalu lintas pejalan kaki masih cukup ramai. Namun, aktivitas tersebut berlangsung di tengah kondisi jembatan yang kian rapuh serta area kerja yang dipenuhi material konstruksi.

Sejumlah perlengkapan proyek terlihat menumpuk di lokasi, mulai dari besi spiral bore pile hingga alat berat. Para pekerja juga tampak hilir mudik menyelesaikan tahapan pekerjaan.

Mandor proyek penggantian Jembatan Sentong, Hermawan menjelaskan, akses bagi warga memang belum ditutup total. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada.

Baca Juga:  Tim Resmob Amankan Pelaku Pencurian di Wilayah Teling

Masih bisa dilewati, tapi cukup sulit karena banyak material, pekerja, dan alat berat di tengah,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Bondowoso tengah menyiapkan jembatan darurat di sisi barat lokasi. Fasilitas tersebut dirancang khusus untuk pejalan kaki agar mobilitas warga tetap terjaga selama proses pembangunan berlangsung.

Jembatan darurat dengan anggaran Rp75 juta itu saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan. Pembangunan telah dimulai sejak Minggu (12/4/2026) kemarin.

Struktur jembatan sementara ini menggunakan material kayu yang dinilai cukup aman untuk dilalui. Meski demikian, penggunaannya direncanakan terbatas hanya untuk pejalan kaki, walaupun secara teknis dinilai mampu menahan beban kendaraan roda dua.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari
Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi
Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang
Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan
Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan
KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk
Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:27

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:50

Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:56

Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:26

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:37

KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:04

Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Berita Terbaru