Perempuan Banyuwangi Tewas di Tangan Anak Kandung: Pelaku Diduga Depresi

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi,//Tintapos.com// – Seorang perempuan di Banyuwangi, 65 tahun, warga Dusun Ringinsari, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi tewas bersimbah darah. Diduga dia tewas ditangan anak kandungnya sendiri, AS, 31 tahun. Pelaku kini sudah diamankan. Dia diduga mengalami depresi.

Selain Suratun, seorang teman korban juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Identitasnya, Dedi, 45 tahun, warga Bogor, Jawa Barat. Dia mengalami luka ditangan dan jari putus.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa, 31 Maret 2026, dinihari. Saat itu, seorang tetangga korban, Dalim, mendengar suara keributan dan teriakan minta tolong dari korban Suratun.

Saksi langsung keluar rumah untuk mengecek keadaan tersebut dan sesampainya didepan rumah korban dia melihat Suratun dan Dedi sudah tergeletak bersimbah darah,” jelas Kapolsek Pesanggaran, Kompol Maskur.

Tak lama berselang, lanjutnya, Dalim mendengar suara orang berteriak dari dalam rumah yang tak lain adalah AS. Dia tampak mendekat ke arah Dalim dengan membawa senjata tajam jenis parang dan pisau.

Baca Juga:  Boby Hariansyah aktivis ternama Kab. Kuantan Singingi mendukung penuh langkah Datuk Seri Aherson

Karena merasa terancam Dalim memutuskan lari menjauh untuk meminta bantuan,” katanya.

Pelaku kemudian berhasil diamankan warga bersama anggota Marinir dari Lampon. Pelaku kemudian diamankan Petugas Polsek Pesanggaran yang datang ke lokasi.

Kedua korban kemudian dibawa RS Pesanggaran untuk kemudian dirujuk le RSAl Huda Genteng,” terangnya

Polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku. Selain itu ada juga barang bukti berupa sebatang kayu.

Keterangan dari sejumlah saksi, pelaku diduga mengalami depresi. Untuk itu, Polsek Pesanggaran telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memeriksakan kejiwaan pelaku.

Kami sudah koordinasi dengan Dinas Sosial. Saat ini pelaku sudah kami antar untuk dilakukan pemeriksaan psikologis,” pungkasnya.

(Tim)

Berita Terkait

AWG Ajak Masyarakat Hadiri Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina & Apel Akbar 1000 Relawan di Monas
Polsek Singingi Hilir Tangkap Pengedar Sabu berat kotor 40,92 Gram, 3,5 Butir Ekstasi Turut Disita
Respons Cepat Layanan Kepolisian 110, Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan PETI di Sungai Kuantan
Polsek Cerenti Tindak PETI di Sungai Batang Kuantan, Satu Rakit Dibakar
Polres Kuansing Tertibkan PETI di Benai, Delapan Rakit Dimusnahkan
Dugaan Penyerobotan Tanah di Kurao Pagang Dilaporkan ke Polresta Padang, Pelapor Minta Kepastian Hukum
Menuju Panggung Nasional! Darlis Lepas Kontingen SMI Sumsel ke Kejurnas dan Jambore 2026
PUTRA SOLOK BANGGAKAN TANAH KELAHIRAN DIPERANTAUAN LHOKSEUMAWE
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:27

AWG Ajak Masyarakat Hadiri Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina & Apel Akbar 1000 Relawan di Monas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51

Polsek Singingi Hilir Tangkap Pengedar Sabu berat kotor 40,92 Gram, 3,5 Butir Ekstasi Turut Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:41

Respons Cepat Layanan Kepolisian 110, Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan PETI di Sungai Kuantan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:35

Polsek Cerenti Tindak PETI di Sungai Batang Kuantan, Satu Rakit Dibakar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:26

Polres Kuansing Tertibkan PETI di Benai, Delapan Rakit Dimusnahkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:41

Menuju Panggung Nasional! Darlis Lepas Kontingen SMI Sumsel ke Kejurnas dan Jambore 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:45

PUTRA SOLOK BANGGAKAN TANAH KELAHIRAN DIPERANTAUAN LHOKSEUMAWE

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:59

Polres Kuansing Raih Juara 1 Batik Carnival Semarak HUT Kuansing ke-27

Berita Terbaru