Polisi Dalami Kasus Meninggalnya Balita di Bitung

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG //TintaPos.Com// – Aparat Kepolisian Resor Bitung terus melakukan pendalaman terkait meninggalnya seorang balita di salah satu rumah kos di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Penanganan kasus ini dilakukan secara hati-hati dan profesional, demi mengungkap fakta yang sebenarnya.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI., SIK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Anugrah Ari Pratama.,SIK.,MH,  menegaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan alat bukti guna memperjelas kronologi kejadian.

“Kami telah mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk saksi tetangga kost. Semua informasi yang masuk sedang kami dalami,” ujar Ahmad saat ditemui wartawan di Mapolres Bitung, Senin (23/3/2026) siang.

Selain itu, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan secara ilmiah penyebab meninggalnya balita tersebut. Langkah ini dinilai penting agar setiap kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan fakta medis yang akurat.

Baca Juga:  Diduga Minim Transparansi, Warga Pertanyakan Kinerja Kejari Gunungsitoli

“Kami juga menunggu hasil autopsi. Itu akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab kematian korban,” tambahnya.

Ahmad turut mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan tidak berspekulasi selama proses penyelidikan masih berlangsung.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa keluarga korban diketahui baru beberapa hari menempati kos-kosan tersebut.

Menurut tetangga kost, keluarga tersebut mulai tinggal di lokasi itu sejak 19 Maret 2026. Namun demikian, tetangga kost mengaku sempat mendengar suara cekcok disertai tangisan balita pada Minggu (22/3/2026) siang.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi perhatian untuk saling peduli.  Kepolisian pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, sembari menunggu hasil penyelidikan yang komprehensif dan transparan.

( Rizal )

Berita Terkait

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang
Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan
Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan
KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk
Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar
Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin
Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Resmi Buka Pelatihan Digital Marketing UMKM BERKELAS Angkatan I
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:56

Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:26

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:04

Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:01

Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Resmi Buka Pelatihan Digital Marketing UMKM BERKELAS Angkatan I

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:55

Target Juara Umum Porprov II Muara Enim, KORMI dan FPMSI Palembang Gelar Seleksi Atlet Pingpong

Berita Terbaru