RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Warga Kecamatan Tamanan Menambal Jalan Berlubang Seadanya

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso //TintaPos.Com// – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bondowoso mencatat total panjang jalan di daerah ini mencapai 1.382.416 kilometer. Dari jumlah tersebut, 19,22 persen dalam kondisi baik, 45,03 persen sedang, 1,63 persen rusak, dan 34,12 persen rusak berat.

Angka ini menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan.

Berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2025, sekitar 30,7 persen wilayah Bondowoso merupakan dataran rendah.

Kondisi ini membuat kawasan perkotaan relatif rentan terhadap ekosistem saat debit udara meningkat.

Dengan 35 sungai yang mengaliri wilayah ini, penguatan sistem drainase dan normalisasi aliran udara menjadi bagian penting dari strategi mitigasi.

Lanskap pegunungan yang indah dan komoditas kopi unggulan tetap menjadi kebanggaan, namun curah hujan tinggi di belakangan ini mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur agar aktivitas warga tetap berjalan aman dan lancar.

Kabupaten Bondowoso yang lama dikenal sebagai “Surga Kopi” Jawa Timur kini dihadapkan pada tantangan berbeda saat musim hujan tiba.

Anggota Bidang Advokasi Kopri PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur, Maimuna, menilai kondisi ini menjadi momentum refleksi bersama.

Baca Juga:  Jaga Kesiapan Personel, Biddokkes Polda Jatim Gelar Rikes Berkala di Polres Bondowoso

Menurutnya, faktor alam memang tidak bisa dihindari, namun kesiapan tata kelola dan pemeliharaan infrastruktur perlu terus diperkuat agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan.

“Ini bukan semata soal hujan deras. Perlu ada penguatan pada tata kelola dan prioritas pembangunan agar masyarakat merasa lebih aman,” ujarnya.

Pemerintah Bondowoso sendiri telah menggulirkan program RANTAS (Infrastruktur Jalan Tuntas) dengan target pembangunan 25 kilometer jalan pada tahun 2026. Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan komitmen mempercepat perbaikan infrastruktur meski di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Bagi berbagai elemen masyarakat, musim hujan kali ini diharapkan menjadi titik penguatan sinergi.

Dengan langkah yang terukur dan konsisten, Bondowoso diharapkan tidak hanya dikenal sebagai Surga Kopi, tetapi juga sebagai daerah yang tangguh menghadapi dinamika alam.

Evaluasi menyeluruh terhadap proyek yang cepat rusak, peningkatan standar pemeliharaan, serta edukasi masyarakat soal kebersihan dan lingkungan dinilai penting. (DO’A)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru