KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Beberapa Sarana Dan Prasarana Infrastruktur Di Rusak Oleh Alam

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Infrastruktur yang dievaluasi itu meliputi dinding penahan tanah (retaining wall), jembatan, hingga jalan lingkungan warga. Ini dilakukan sebagai dasar menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi berikutnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember Anang Dwi Resdianto, mengatakan, pendataan dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai fasilitas terdampak.

Puluhan infrastruktir di Jember mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi sejak awal tahun.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sedikitnya 27 lokasi kerusakan yang tersebar di beberapa kecamatan. Seluruh lokasi kini masuk daftar prioritas penanganan.

“Kami menginventaris semua kerusakan infrastruktur terdampak bencana sejak Januari hingga akhir Februari. Mulai dari retaining wall, jembatan, jalan warga dan sebagainya kami evaluasi kembali,” ujarnya.

Dari hasil monitoring dan evaluasi, BPBD menetapkan sejumlah lokasi dengan tingkat urgensi tinggi. Salah satunya berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa.

Salah satu dinding penahan tanah mengancam akses utama warga. Infrastruktur tersebut dinilai vital karena menjadi jalur mobilitas harian masyarakat. BPBD menilai rekonstruksi harus segera dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih besar.

Kerusakan juga ditemukan di Dusun Sodong, Desa Kemiri, Kecamatan Panti. Yakni sebuah jembatan bambu yang menjadi satu-satunya akses bagi sekitar 30 rumah warga sejak dibangun pada 2019.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pengedar Narkoba di Bondowoso

Kondisinya mulai lapuk sehingga warga berharap pembangunan jembatan permanen. Selain itu, bronjong kawat di Dusun Glundengan, Desa Suci, Kecamatan Panti, kondisinya rawan longsor tinggi.

Struktur darurat setinggi belasan meter itu berpotensi menyeret badan jalan jika terjadi longsoran.

Menurut Anang, mayoritas kerusakan dipicu limpahan tanah akibat curah hujan tinggi yang menekan lereng secara lateral hingga memicu pergerakan tanah.

Kondisi cuaca yang masih fluktuatif, kata dia, membuat potensi kerusakan susulan tetap terbuka. Karena itu, BPBD memprioritaskan titik yang telah terinventarisasi sembari memperkuat mitigasi berbasis masyarakat.

“Yang paling banyak adalah limpahan tanah karena terkait dengan curah hujan dan intensitas tinggi,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya menyiapkan desain teknis serta proposal pengajuan anggaran ke pemerintah pusat melalui BNPB.

Penanganan sementara difokuskan pada kebutuhan paling mendesak seperti pemulihan rumah warga.

Sedangkan proyek infrastruktur besar dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Tindak lanjutnya, segera kami ajukan permohonan ke kementerian melalui BNPB. Kami juga sudah menangani beberapa hal yang menyentuh masyarakat. Infrastruktur juga tetap akan kami dukung karena menopang kegiatan warga,” pungkasnya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor di wilayah lereng dan drainase yang kurang optimal.(pal)

Berita Terkait

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut
Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper
Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh
Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata
“Desa Cantik” Untuk Sumenep
MUI Jawa Timur Kini Punya Nahkoda Baru Bernama Abd Halim Soebahar Sah
Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung
Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut

Selasa, 21 April 2026 - 14:46

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 April 2026 - 12:57

Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh

Selasa, 21 April 2026 - 12:48

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 12:47

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 April 2026 - 11:37

Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung

Selasa, 21 April 2026 - 11:36

Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur

Selasa, 21 April 2026 - 11:33

Bupati Murung Raya Tekankan Pelayanan Dukcapil

Berita Terbaru

Berita

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:46

Berita

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:48

Berita

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:47