RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Pembangunan KDKMP di Sumenep Madura,Di Tinjau Pangdam V/Brawijaya

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 05:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

//TintaPos//-Sumenep Di Provinsi Jawa Timur sendiri, pembangunan KDKMP disebut menjadi salah satu yang paling progresif, dengan sekitar 761 unit telah rampung 100 persen.
Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin berharap seluruh pihak dapat terus bekerja sama agar target pembangunan KDKMP, khususnya di Kabupaten Sumenep dan wilayah Jawa Timur, dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP di Desa Sendang saat ini telah menunjukkan perkembangan signifikan dan diperkirakan dapat selesai pada pekan depan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 8 Maret 2026. Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan rampung 100 persen dalam waktu dekat dan segera dimanfaatkan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan KDKMP merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan kegiatan ekonomi berbasis koperasi.

“KDKMP ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa. Karena itu kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, aparat desa, hingga masyarakat agar program ini bisa berjalan optimal,” ujar Pangdam.

Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin menjelaskan, di wilayah Kabupaten Sumenep terdapat sekitar 334 titik pembangunan KDKMP yang menjadi target. Hingga saat ini, sekitar 50 persen di antaranya telah menunjukkan progres pembangunan.
Meski demikian, Pangdam mengakui terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait penyediaan lahan yang dinilai harus memenuhi kriteria tertentu agar pembangunan dapat berjalan maksimal.

Baca Juga:  Siap Pertaruhkan Jabatan, Abdul Rabbi Syahrir Desak Bukti Status Tanah Serasuba Lewat Surat Terbuka

“Kendala utama memang pada penyediaan lahan yang ideal. Karena itu kami berharap dukungan dari pemerintah desa maupun masyarakat untuk membantu penyediaannya,” ungkap Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin.

Ia mencontohkan kegiatan workshop pembangunan KDKMP di wilayah Pamekasan yang mampu melibatkan sekitar 1.100 masyarakat sebagai tenaga kerja, mulai dari tahap pembersihan lahan hingga pembangunan.

“Ini menunjukkan dampak ekonomi sudah dirasakan sejak proses pembangunan. Kami berharap kodim di daerah dapat memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal, baik tenaga kerja masyarakat maupun dukungan pemerintah desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP tidak hanya dilakukan di Sumenep, tetapi juga berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.

Pangdam juga menegaskan bahwa pembangunan KDKMP tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi desa di masa depan, tetapi juga telah memberikan manfaat langsung melalui penyerapan tenaga kerja selama proses pembangunan.(fat)

Berita Terkait

Jadi Pembina Upacara di SMA N 1 Cerenti Serda Jama Anur Mengajak Siswa Siswi untuk Tidak Lakukan Bullying
PLH Sekda Kuansing Muradi, M.Si Resmi Tutup Pacu Jalur Rayon IV Kecamatan Gunung Toar
Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:48

Kades Terpilih di Tolitoli Diduga Pakai Ijazah Palsu

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:40

Komitmen Berantas Narkotika, Polres OKU Selatan Tangkap Pengedar Sabu di Muaradua

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:35

AKSI BRUTAL DI TEKA SIRE DOMPU, DPD IMM NTB TEGASKAN: TOLAK MAIN HAKIM SENDIRI, HUKUM HARUS BERJALAN TEGAS

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49

KEJANGGALAN PEMANGKASAN ANGGARAN REHABILITASI RUANG MANAJEMEN RSUD: DPRD BENTUK TIM KHUSUS, AKAN DIPERTAYANKAN KENAPA TIDAK ADA SURAT RESMI KE DEWAN

Senin, 27 Juli 2026 - 04:24

DPP BAPEKA-NTB Lapor Dugaan Penyimpangan Proyek Rehabilitasi Ruang Manajemen RSUD Kota Bima Senilai Rp946 Juta ke Kejaksaan Negeri Bima

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:20

DISETEL RAPI! DUGAAN KONSPIRASI TAPD & BPBJ KOTA BIMA “SUNAT” ANGGARAN RSUD RATUSAN JUTA RUPIAH,TIDAK ADA PEMBERITAHUAN DPRD

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:31

SKANDAL PENGADAAN KOTA BIMA: BAPEKA-NTB SOROT REKAYASA PEMANGKASAN ANGGARAN SERTA PELANGGARAN PROSEDUR

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:48

DPC BAPEKA-NTB DIDUKUNG LEMBAGA DAKWAH NURUL SIRAJ, AKAN MELAYANGKAN SOMASI KERAS KEPADA CAMAT SAPE: PASAR MALAM DIDUGA SARANG JUDI BERKEDOK PERMAINAN KETANGKASAN, DIMINTA TINDAK TEGAS DALAM 3X24 JAM

Berita Terbaru

Kriminal

Kades Terpilih di Tolitoli Diduga Pakai Ijazah Palsu

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:48