Bondowoso //TintaPos.Com// – Damkar Bondowoso menerima laporan dari masyarakat terkait tumpahan solar di badan jalan.Adapun kejadian terbaru terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Bunderan Nangkaan.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyemprotan serta pembersihan menggunakan satu unit kendaraan water supply.
Tumpahan solar di jalan raya kembali terjadi di kawasan Bunderan Nangkaan. Peristiwa tersebut kembali menjadi peringatan bagi para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur yang berpotensi licin akibat bahan bakar yang tercecer.
Bahkan peristiwa kali ini membuat sejumlah pengendara sampai terjatuh.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Bondowoso, Vara Tedi, mengingatkan bahwa tumpahan bahan bakar di jalan sangat berbahaya bagi pengendara, khususnya sepeda motor.
“Segera laporkan sebelum menimbulkan korban,” katanya.
Menurutnya, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan yang terlihat mengkilap atau tercium bau bahan bakar. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya tumpahan solar atau minyak yang dapat menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.
“Kalau pengendara melihat jalan yang terlihat mengkilap atau tercium bau solar, sebaiknya mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati. Karena permukaan jalan bisa sangat licin dan berisiko menyebabkan kecelakaan,” kata Vara Tedi.
Selain kepada pengendara, pihaknya juga mengimbau pengelola kendaraan pengangkut bahan bakar agar memastikan tangki maupun muatan dalam kondisi aman sebelum melintas di jalan raya. Kebocoran atau penutup tangki yang tidak rapat kerap menjadi penyebab utama terjadinya tumpahan solar di jalan.
Ia menegaskan, tumpahan bahan bakar yang berulang bukan hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan lalu lintas. Karena itu, pihaknya berharap semua pihak lebih disiplin agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Akibat jalan yang licin, tiga pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terjatuh di lokasi tersebut.Permukaan jalan yang terkena solar dapat menjadi sangat licin dan memicu kecelakaan dalam waktu singkat. (redjatim)





















