Pemkab Banyuwangi Matangkan Program Masjid Ramah Pemudik 2026, Libatkan Banyak Pihak

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 02:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi melalui zoom meeting pada Sabtu (14/3/2026) untuk mematangkan pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik menjelang arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Banyuwangi, Muhammad Yanuar Bramudya, dan diikuti oleh Kepala KUA Kecamatan para camat, pengurus BKPRMI, pengelola masjid, serta sejumlah instansi dan lembaga terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Bramudya menyampaikan bahwa program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk “tandang bareng” berbagai pihak untuk menghidupkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat, terutama pada bulan Ramadan dan masa arus mudik.

Ini adalah kerja bersama yang memiliki nilai lebih. Masjid tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga ruang pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat dan layanan kemanusiaan selama perjalanan,” ujar Bramudya.

Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dan mendukung sinergi lintas sektor demi kelancaran program ini.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa sebanyak 13 masjid utama telah ditetapkan di sepanjang jalur strategis Banyuwangi sebagai pusat layanan utama Masjid Ramah Pemudik. Selain itu, terdapat 35 masjid pendukung lainnya yang tersebar di jalur utama dari wilayah Wongsorejo hingga Kalibaru, yang siap memberikan layanan bagi para pemudik.

Menariknya, selain menyediakan tempat istirahat dan fasilitas ibadah, sejumlah masjid juga akan menyediakan layanan tambahan seperti terapi pijat bagi pemudik untuk membantu memulihkan stamina setelah perjalanan jauh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hamzah, menjelaskan bahwa setiap masjid nantinya akan memiliki person in charge (PIC) yang
akan mendapatkan pelatihan khusus terkait layanan kesehatan dasar bagi pemudik.

Baca Juga:  MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE

“Setiap masjid akan ditunjuk PIC dan diberikan pelatihan. Selain itu, mereka juga akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan Puskesmas terdekat sehingga jika ada kondisi darurat kesehatan dapat segera ditangani,” jelas Amir.

Dukungan juga datang dari Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian yang akan membantu penataan arus lalu lintas di sekitar lokasi masjid agar aktivitas para pemudik tetap aman dan tertib.

Sebagai tanda dimulainya program ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merencanakan peluncuran Masjid Ramah Pemudik di Masjid Nurul Huda Bulusan, yang dipilih karena lokasinya berada di jalur strategis sebagai pintu gerbang menuju Pulau Bali.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Chaironi Hidayat menyampaikan bahwa program ini mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama karena Banyuwangi Hidayat dinilai mampu menggerakkan banyak unsur masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program pelayanan umat tersebut.

“Di Banyuwangi pelaksanaan Masjid Ramah Pemudik melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengelola masjid, organisasi keagamaan hingga relawan masyarakat. Ini menjadi contoh kolaborasi yang baik,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari BKPRMI yang menyiapkan personel pemuda masjid dan Brigade Masjid untuk ikut terlibat aktif dalam pelayanan pemudik serta membantu pengamanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan keterlibatan berbagai pihak tersebut, diharapkan para pemudik yang melintasi Banyuwangi dapat merasakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Program ini sekaligus menghidupkan kembali fungsi sosial masjid sebagai tempat singgah, tempat berbagi, dan ruang pelayanan bagi sesama manusia di tengah perjalanan panjang menuju kampung halaman.(Tim)

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”
DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG
Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru