Banyuwangi, //Tintapos.com// – Polresta Banyuwangi memperkuat langkah antisipasi potensi konflik sosial dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam pengamanan wilayah, Kamis, 30 April 2026. Upaya ini dilakukan melalui Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol dr. Rofiq Ripto Himawan.
Apel Sabuk Kamtibmas menjadi momentum menyatukan persepsi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Banyuwangi.
Kapolresta Rofiq mengatakan mesyarakat memiliki peran penting, dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Menurutnya, pencegahan konflik tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Peran masyarakat sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan masing-masing,” ujar Rofiq, Kamis 30 April 2026.
Ia juga meminta seluruh elemen berperan sebagai “agen pendingin” atau cooling system untuk meredam potensi gesekan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selain itu, Polresta Banyuwangi mendorong penguatan sinergi lintas sektor serta menghilangkan ego sektoral antar-lembaga agar penanganan masalah di lapangan lebih cepat dan efektif.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas daerah, termasuk dalam mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi. Polresta memastikan upaya pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara aparat dan masyarakat.
(Tim/Nyap)





















