MOMEN BERSEJARAH: KADIS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BIMA JABAT INSPEKTUR UPACARA HUT RI KE-81 DI TPA OIMBO

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA

–//Tintapos.com//

SENIN, 17 AGUSTUS 2026

Sebuah momen bersejarah tercipta di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima. Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 digelar dengan khidmat di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oimbo pada Senin pagi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.

Di bawah pimpinan Syahrial, seluruh jajaran pejabat, staf, dan pegawai DLH Kota Bima mengikuti jalannya upacara dengan penuh rasa hormat, tertib, dan semangat kebangsaan yang tinggi. Pemilihan lokasi upacara di TPA Oimbo dinilai sarat makna simbolis — di momen peringatan kemerdekaan ini, Dinas Lingkungan Hidup ingin menegaskan bahwa merdeka juga berarti merawat bumi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai amanah bagi generasi mendatang.

Dalam amanatnya, Syahrial Nuryadin mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi dalam bekerja lebih baik, lebih tulus, dan lebih bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan karya nyata, pelayanan publik yang prima, serta dedikasi penuh untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kota Bima.

Baca Juga:  Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Dansecata Hadiri Acara Musrenbang RKPD Kota Bitung Tahun 2027.

“Kemerdekaan bukan sekadar seremonial. Kemerdekaan adalah semangat untuk terus berkarya, menjaga amanah rakyat, dan merawat alam kita agar tetap lestari — karena Indonesia yang maju adalah Indonesia yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan,” ujar Syahrial di hadapan seluruh peserta upacara.

Upacara peringatan HUT RI ke-81 ini berjalan lancar dan tertib hingga berakhir. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa, keselamatan seluruh masyarakat, dan keberkahan bagi Kota Bima tercinta.

 

Red.

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”
DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG
Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Menuju Panggung Nasional! Darlis Lepas Kontingen SMI Sumsel ke Kejurnas dan Jambore 2026
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru