RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

BRUN Lumajang Hadirkan Sosok Inspiratif

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang //TintaPos.Com// — Mengusung tema “Upgrade Your Self Confidence To Improve Your Personal Branding” kegiatan ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, karena materi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi juga mudah dipahami dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya membentuk generasi muda yang siap menghadapi kehidupan berumah tangga terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Special BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) yang digelar oleh Pemuda dan Remaja PS Pagar Nusa NU Kabupaten Lumajang pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Hotel Prima Sukodono Lumajang.

BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) Lumajang,sorotan utama dalam kegiatan ini tertuju pada sosok Ibu Syayida Miftakhul Wahyu Masitho, S.Sos, yang hadir sebagai Keynote Speaker. Sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Sumbersuko sekaligus Sekretaris PD IPARI Kabupaten Lumajang, beliau tampil memukau dengan gaya penyampaian yang komunikatif, hangat, dan menyentuh sisi psikologis peserta.

Dalam pemaparannya, Ibu Syayida menekankan bahwa kepercayaan diri bukan hanya soal penampilan, tetapi fondasi penting dalam membangun identitas diri dan kesiapan menuju pernikahan. Ia mengajak para peserta untuk memahami bahwa personal branding yang baik harus dimulai dari kesadaran diri, nilai-nilai agama, serta kemampuan mengelola emosi dan hubungan sosial.

“Menikah bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi menyatukan visi hidup. Maka, persiapkan diri sejak sekarang baik mental, spiritual, maupun sosial,” tegasnya.

Kehadiran Ibu Syayida menjadi magnet tersendiri, karena ia tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam membina masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan dan keluarga.

Turut hadir sebagai pemantik materi, Sukan, S.H., M.Pd., CPLA., CPSc, yang memberikan perspektif reflektif tentang pentingnya BRUN. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya relevan bagi remaja yang belum menikah, tetapi juga bagi mereka yang telah berumah tangga. “BRUN adalah ruang muhasabah. Bukan hanya persiapan sebelum menikah, tetapi juga evaluasi bagi yang sudah menjalani rumah tangga agar tetap berada di jalur yang benar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino Kunjungi Polsek Tungkal Ilir, Salurkan Bantuan Sosial hingga Tebar Benih Ikan

Sementara itu, Ustadz Abdul Wahid sebagai pemateri pembanding menegaskan urgensi program BRUN dalam konteks sosial yang lebih luas. Ia menyoroti bahwa pembekalan sejak dini kepada generasi muda sangat penting untuk menekan angka perceraian serta mencegah permasalahan serius seperti stunting. “Ketika pemuda memiliki kesiapan yang matang, maka kualitas keluarga juga akan meningkat. Ini bukan hanya urusan pribadi, tapi investasi masa depan bangsa,” jelasnya.

Dalam momentum tersebut juga di sepakati kerjasama dan Penandatanganan bersama yang dituangkan dalam naskah MOU antara PC PS NU Pagar Nusa Kabupaten Lumajang yang mewakili 21 Pengurus ditingkat kecamatan se kabupaten lumajang dengan KUA Kecamatan Sumbersuko, guna penguatan Wawasan Kebangsaan, Penguatan Mental Spritual dan Pembinaan Remaja dibawah organisasi PS NU Pagar Nusa.

Dengan hadirnya figur inspiratif seperti Ibu Syayida, BRUN diharapkan terus menjadi gerakan berkelanjutan dalam menciptakan generasi Lumajang yang percaya diri, berkarakter, dan siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan penyuluh mampu menghadirkan program edukatif yang berdampak. BRUN tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kesiapan hidup yang lebih matang.(DO’A)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru