Tolitoli, //Tintapos.com// – Perum Bulog Cabang Tolitoli mengimbau para petani di Kabupaten Tolitoli agar lebih memperhatikan kualitas hasil panen, khususnya gabah dan beras, guna memenuhi standar penyerapan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Bulog Tolitoli, Sahnaz Abdeli, mengatakan kualitas produksi menjadi salah satu faktor utama dalam proses pembelian gabah maupun beras dari petani. Menurutnya, hasil panen dengan mutu yang baik akan lebih mudah diserap dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Ia menjelaskan bahwa Bulog memiliki sejumlah persyaratan teknis terkait kadar air, tingkat kebersihan, hingga kualitas gabah dan beras yang akan dibeli. Karena itu, petani diharapkan dapat memperhatikan proses budidaya hingga penanganan pascapanen agar hasil produksi tetap terjaga.
“Kami berharap para petani lebih memperhatikan proses produksi agar hasil panen memenuhi standar pembelian yang telah ditetapkan,” ujar Sahnaz Abdeli, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, musim tanam April–September (ASEP) tahun ini menjadi momentum penting bagi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Pengolahan lahan yang baik, penggunaan benih berkualitas, serta penanganan hasil panen yang tepat dinilai dapat membantu menghasilkan gabah kering dengan mutu yang sesuai standar pemerintah.
Selain berdampak pada peningkatan pendapatan petani, kualitas hasil panen juga berpengaruh terhadap ketersediaan stok pangan daerah. Bulog menilai keberhasilan menjaga mutu beras lokal menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tolitoli.
Bulog Tolitoli juga terus melakukan koordinasi dengan kelompok tani dan pihak terkait guna mendorong peningkatan kualitas produksi pertanian. Pendampingan dan edukasi mengenai standar mutu hasil panen diharapkan dapat membantu petani memahami kebutuhan pasar dan mekanisme penyerapan pemerintah.
Pemerintah berharap hasil pertanian lokal mampu bersaing di pasaran sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para petani di daerah.





















